IWO Landak Rayakan HUT ke-14 Dengan Aksi Hijau di Riam Angan

LANDAK – TRIBUNTIPIKOR.COM

Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14, Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Landak menggelar aksi nyata peduli lingkungan melalui kegiatan penghijauan di kawasan Objek Wisata Riam Angan, Desa Angan Tembawang, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, Rabu (23/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 250 bibit pohon disiapkan untuk ditanam dan dibagikan kepada masyarakat. Aksi penghijauan ini menjadi bagian dari komitmen IWO Landak untuk turut mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi insan pers untuk menunjukkan bahwa peran wartawan tidak hanya sebatas menyampaikan informasi melalui pemberitaan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kegiatan sosial dan aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ketua IWO Kabupaten Landak, L. Sahat Tinambunan, mengatakan insan pers memiliki peran strategis dalam mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan.

Menurut Sahat, wartawan tidak hanya memiliki tanggung jawab menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga dapat menjadi bagian dari gerakan positif dengan memberikan contoh dan teladan kepada masyarakat.

“Jadi kita tidak hanya sekadar memberitakan, tetapi melakukan aksi nyata. Kita menggerakkan masyarakat, memberi contoh dan teladan untuk menanam pohon,” kata Sahat.

Dari total 250 bibit yang disiapkan, sekitar 30 bibit ditanam secara simbolis di kawasan Riam Angan. Sementara sekitar 50 bibit lainnya ditanam oleh kelompok pecinta alam dan mahasiswa yang turut berpartisipasi dalam kegiatan penghijauan tersebut.

Sedangkan bibit lainnya diserahkan kepada Pemerintah Desa Angan Tembawang untuk selanjutnya dibagikan kepada masyarakat. Bibit tersebut diharapkan dapat ditanam dan dirawat di lingkungan masing-masing sehingga manfaat penghijauan tidak hanya terpusat di kawasan Riam Angan.

Staf Ahli Bupati Landak Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Subandri, mengapresiasi langkah IWO Landak yang memilih kegiatan penghijauan sebagai bagian dari peringatan HUT ke-14.

Ia berharap aksi penanaman pohon tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Menurutnya, keberhasilan penghijauan sangat bergantung pada perawatan dan keberlanjutan setelah bibit ditanam.

“Jangan hanya seremonial saja. Kita tanam hari ini, tapi tetap dipelihara dan berkelanjutan,” ujar Subandri

Subandri menilai kegiatan penghijauan menjadi semakin penting di tengah perubahan kawasan hutan di Kabupaten Landak yang terus menghadapi berbagai tekanan seiring perkembangan aktivitas perkebunan

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan hutan yang masih tersisa, termasuk kawasan hutan lindung.

“Kondisi hutan kita sekarang sangat minim, banyak berubah menjadi perkebunan. Dari IWO ini ada upaya mempertahankan hutan, termasuk mempertahankan hutan lindung,” katanya.

Ia berharap keterlibatan IWO Landak dalam kegiatan penghijauan dapat menjadi contoh sekaligus mendorong semakin banyak pihak untuk ikut mengambil bagian dalam menjaga lingkungan.

Peringatan HUT ke-14 IWO Landak melalui aksi penghijauan di Riam Angan menjadi pesan bahwa keberadaan organisasi wartawan tidak hanya berkaitan dengan dunia jurnalistik, tetapi juga dapat mengambil peran dalam kehidupan sosial dan lingkungan.

Penanaman pohon hari ini diharapkan menjadi investasi bagi masa depan. Bibit yang ditanam bukan hanya sekadar tanaman, tetapi menjadi simbol harapan agar lingkungan tetap hijau, sumber air terjaga, dan generasi mendatang masih dapat menikmati alam yang lestari.

Melalui aksi tersebut, IWO Landak ingin menjadikan peringatan HUT ke-14 bukan sekadar momentum organisasi, melainkan juga kesempatan untuk menanam kepedulian, membangun kesadaran, dan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan Kabupaten Landak.
(Sungut/tribuntipikor)

Pos terkait