Ciamis 04 Agustus 2026
tribuntipikor.com
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Ciamis merupakan lembaga pendidikan yang terus berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan berkualitas melalui penguatan karakter, peningkatan mutu pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam tata kelola madrasah. Sejalan dengan perkembangan era digital, MAN 2 Ciamis senantiasa melakukan berbagai inovasi sebagai upaya meningkatkan efektivitas pelayanan kepada murid, tenaga pendidik, orang tua, maupun seluruh pemangku kepentingan. Salah satu inovasi unggulan yang menjadi bagian dari transformasi digital madrasah adalah MADANI (MAN 2 Ciamis Attendance Network Integration), sebuah aplikasi absensi digital terintegrasi yang dikembangkan untuk mendukung pengelolaan kehadiran murid secara lebih cepat, akurat, transparan, dan efisien. Selasa (4/8) berempat di MAN 2 Ciamis.
Kepala MAN 2 Ciamis, Drs. Aris Mujiraharjo, M.Pd.I., (4/8) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tim yang telah berkontribusi dalam menghadirkan inovasi MADANI. Menurutnya, inovasi ini merupakan bukti nyata bahwa MAN 2 Ciamis terus bergerak mengikuti perkembangan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Beliau berharap aplikasi MADANI dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh warga madrasah sebagai sarana membangun budaya disiplin, meningkatkan kualitas pelayanan administrasi, memperkuat komunikasi dengan orang tua, serta menjadi bagian penting dalam mewujudkan MAN 2 Ciamis sebagai madrasah yang unggul, modern, adaptif, dan berdaya saing di era digital.
Transformasi digital yang dilakukan MAN 2 Ciamis tidak hanya berorientasi pada penggunaan teknologi semata, tetapi juga diarahkan untuk mendukung terciptanya tata kelola madrasah yang profesional, efektif, akuntabel, dan berpusat pada kebutuhan murid. Kehadiran aplikasi MADANI menjadi salah satu bentuk implementasi visi tersebut, di mana sistem presensi yang sebelumnya memerlukan proses rekapitulasi dan analisis secara manual kini dapat dilakukan secara otomatis melalui satu sistem yang terintegrasi.
“Kami berharap aplikasi MADANI menjadi budaya kerja baru di MAN 2 Ciamis dalam mewujudkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel, sekaligus membentuk murid yang semakin disiplin, bertanggung jawab, dan berkarakter.” harapnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MAN 2 Ciamis, Ike Herdiawan, S.Pd.I., menjelaskan bahwa aplikasi Absensi Digital Terintegrasi MADANI merupakan langkah progresif dalam memperkuat sistem pengelolaan kehadiran murid. Sistem ini dirancang untuk menghubungkan seluruh data presensi secara real-time sehingga dapat diakses oleh berbagai unsur yang memiliki kewenangan dalam pembinaan murid, mulai dari Bidang Kesiswaan, Wali Kelas, Guru Bimbingan dan Konseling (BK), Guru Piket Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), hingga Penegak Disiplin (GDN).
Menurut Ike, integrasi tersebut memberikan banyak manfaat dalam proses pengawasan dan pembinaan murid. Data kehadiran yang tersaji secara terpusat mampu meminimalkan kesalahan pencatatan (human error), mempercepat proses monitoring, sekaligus memudahkan pihak kesiswaan dan BK dalam melakukan analisis terhadap pola kehadiran murid. Dengan demikian, apabila ditemukan kecenderungan ketidakhadiran yang berulang ataupun pelanggaran kedisiplinan, langkah pembinaan dapat segera dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan preventif.
“MADANI bukan hanya sekadar aplikasi absensi, tetapi menjadi instrumen pembinaan kedisiplinan murid. Dengan data yang lebih akurat dan terintegrasi, kami dapat melakukan pemantauan serta pendampingan secara lebih cepat, tepat, dan berkelanjutan demi membentuk karakter siswa yang bertanggung jawab.” ujar Ike.
Selain itu, bagi orang tua, kehadiran MADANI memberikan rasa aman dan kepastian mengenai kehadiran putra-putrinya di madrasah. Melalui sistem pelaporan yang terintegrasi, wali kelas dapat memantau sekaligus menyampaikan perkembangan kehadiran murid secara lebih cepat. Ke depan, sistem ini juga dirancang untuk dilengkapi dengan fitur notifikasi otomatis sehingga informasi mengenai kehadiran murid dapat diterima oleh orang tua secara lebih mudah dan tepat waktu. Hal ini menjadi bentuk nyata keterbukaan informasi sekaligus mempererat sinergi antara madrasah dan keluarga dalam mendukung keberhasilan pendidikan murid.
Pengembang aplikasi MADANI yang juga merupakan Dewan Guru MAN 2 Ciamis, Fajar Hari Santosa, S.Pd., menjelaskan bahwa lahirnya aplikasi ini berangkat dari kebutuhan akan sistem absensi yang lebih efektif dan efisien. Menurutnya, sistem yang digunakan sebelumnya memang telah memanfaatkan teknologi digital melalui formulir daring, namun proses pengolahan data masih memerlukan rekapitulasi dan analisis secara manual sehingga membutuhkan waktu yang relatif lebih lama.
Melalui aplikasi MADANI, seluruh proses tersebut kini dapat dilakukan secara otomatis. Data kehadiran tersimpan dalam satu basis data yang terintegrasi sehingga proses rekapitulasi, penyusunan laporan, analisis tingkat kehadiran, hingga penyajian informasi dapat dilakukan secara cepat, akurat, dan efisien. Dengan demikian, guru dan tenaga kependidikan dapat lebih fokus pada tugas utama dalam memberikan pelayanan pendidikan dan pembinaan kepada murid.
Fajar menambahkan bahwa tujuan utama pengembangan aplikasi MADANI adalah sebagai bentuk kesiapan MAN 2 Ciamis dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi sekaligus meningkatkan transparansi data kepada seluruh pihak yang berkepentingan, khususnya orang tua murid. Data kehadiran yang tersaji secara akurat menjadi dasar penting dalam pengambilan keputusan, pembinaan karakter, serta evaluasi kedisiplinan murid.
Salah seorang murid MAN 2 Ciamis, Raisha Aprilia dari kelas XI-3, menyambut baik kehadiran aplikasi MADANI. Menurutnya, sistem absensi yang terintegrasi membuat proses presensi menjadi lebih mudah, cepat, dan tertib.
“Dengan adanya aplikasi MADANI, kami menjadi lebih disiplin karena kehadiran tercatat secara langsung. Selain itu, proses absensi juga lebih praktis dan membuat kami lebih menghargai waktu untuk datang ke madrasah tepat waktu,” ujar Raisha.
Dukungan juga datang dari orang tua murid, Yudi, S.Pd.I., yang mengapresiasi hadirnya aplikasi MADANI sebagai inovasi yang memberikan kemudahan bagi orang tua dalam memantau kehadiran anak di madrasah. Menurutnya, sistem ini menjadi bentuk keterbukaan informasi yang mampu meningkatkan kepercayaan antara madrasah dan orang tua.
“Kami sangat mengapresiasi inovasi ini karena dapat membantu orang tua mengetahui kehadiran anak di madrasah dengan lebih mudah. Harapan kami, aplikasi MADANI terus dikembangkan sehingga semakin memberikan manfaat, memperkuat komunikasi antara madrasah dan orang tua, serta mampu membentuk murid yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan berprestasi,” ungkap Yudi.
Dengan semangat kolaborasi seluruh warga madrasah, dukungan orang tua, serta pemanfaatan teknologi yang tepat guna, MAN 2 Ciamis optimistis dapat terus melahirkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan. Melalui aplikasi MADANI, MAN 2 Ciamis menegaskan komitmennya untuk menjadi madrasah yang unggul dalam prestasi, kuat dalam karakter, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memberikan pelayanan pendidikan yang modern, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan murid di era digital.
Egi Jhont





