Di duga adanya manipulasi data oleh oknum pendamping PKH dan RT

Sumsel, tribun tipikor.

Pembaruan data DTSEN terungkap dari operator SINK-G kelurahan 30 Ilir kecamatan Ilir barat 2 dan dari dinas sosial kota Palembang.

Data warga miskin atas nama Marlina warga Rt.10 Rw.04 kelurahan 30 Ilir kecamatan Ilir barat 2 kota Palembang, diduga sudah dimanipulasi oleh oknum pendamping PKH dan RT setempat.

Awak media mendatangi kediaman rumah ibu Marlina perihal masalah tersebut. Ia menuturkan bahwa bantuan sosial PKH yang biasa diterimanya sudah tidak aktif lagi sejak tahun 2025.
ia menuturkan bahwa ia sudah menemui pendamping PKH untuk pembaruan data, kemudian oleh pendamping PKH tersebut diarahkan ke kelurahan untuk menemui operator SINK-G yang ada di kelurahan dengan membawa kartu keluarga dan kelengkapan lain.
Di data DTSEN tersebut dilihat oleh operator SINK-G kelurahan, kami sudah ada di desil 5 yang sebelumnya kami berada di desil 1.
Di data tersebut memang benar nama, alamat rumah ibu Marlina tetapi yg mengherankan fhoto rumah yg ada di data tersebut bukan sama sekali fhoto rumah ibu Marlina, pihak operator SINK-G di kelurahan pun terkejut melihat perbedaan fhoto rumah yang tidak sama dengan fhoto rumah yang diajukan di pembaruan data tersebut, tutur ibu Marlina kepada media.

kami awak media langsung menemui operator SINK-G kelurahan 30 Ilir tersebut dan meminta klarifikasi tentang kebenaran berita tersebut, ternyata memang benar adanya perbedaan antara fhoto dan tempat tinggalnya, kami langsung menelusuri ke dinas sosial kota Palembang dan ternyata data tersebut belum di perbarui, padahal pengajuan data baru sudah di ajukan dari tahun lalu dan masih data fhoto rumah orang lain bukann fhoto rumah ibu Marlina, dan kami diarahkan lagi oleh dinas sosial kota Palembang agar kembali lagi ke kelurahan 30 Ilir untuk menanyakan kembali data fhoto tersebut siapakah yang meng up load nya, karna dari fhoto tersebut terlihat jelas pasti bukan ibu Marlina yang memfhotonya, fhoto tersebut menggambarkan rumah persis berada di depan rumah RT.10 RW. 04 kelurahan 30 Ilir , Ilir barat 2 Palembang, wajar peringkat desil ibu Marlina naik dari desil 1 naik ke desil 5 karna fhoto palsu tersebut kategori rumah orang kaya.

pendamping PKH sudah mendata pengajuan baru penurunan desil kerumah rumah warga bersama RT tersebut, tetapi rumah ibu Marlina tidak di data.
Informasi tersebut menurut ibu Marlina sendiri dan pendamping PKH sering meminta uang kepada warga bila ada pencairan PKH dengan alasan untuk membeli pulsa, tutur warga.
Tolong instansi terkait tindak lanjuti oknum pendamping PKH dan RT tersebut

( Junaidi ).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *