Blora Jawa Tengah, tribuntipikor.com //
Seluruh Santriwati Muhammadiyah yang Tenggelam di Sungai Blora Ditemukan, 5 Korban Meninggal Dunia Kompas.com, 12 Desember 2025, 18:41 WIB.
Tiga santriwati dari Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Muhammadiyah Boarding School (MBS) Al Maa’uun Blora yang hilang akibat tenggelam di Sungai Lusi, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat (12/12/2025). Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora,
Mulyawati, mengatakan petugas gabungan menemukan jasad tiga korban setelah dua hari pencarian
Pada pencarian hari pertama, Kamis kemarin, ada dua santriwati lain yang juga ditemukan meninggal dunia, sehingga total korban tewas adalah 5 orang. “Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang luar biasa sama tim gabungan 2 hari ini,” ucap dia saat ditemui wartawan di sekitar Sungai Lusi, Kelurahan Kedungjenar, Kecamatan Blora, Jumat (12/12/2025).
Mulyawati menjelaskan ketiga santriwati ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Pada pencarian hari kedua, korban pertama berinisial C.P.M (16) ditemukan sekitar pukul 13.10 WIB pada jarak sekitar 1,5 kilometer dari lokasi kejadian.
Korban kedua berinisial S.R (12) ditemukan pukul 14.30 WIB pada jarak sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian. Sedangkan korban ketiga berinisial A.F.R (13) ditemukan pukul 14.45 WIB pada jarak sekitar 1,2 kilometer dari lokasi kejadian.
Ketiga korban kemudian dibawa ke RSUD Blora untuk disucikan dan diserahkan kepada pihak keluarga.
“Karena ada di air otomatis kondisi meninggal dunia, tubuhnya utuh semua,” terang dia. Total, ada lima santriwati yang tenggelam dan hilang di Sungai Lusi pada Kamis (11/12/2025) sekitar pukul 06.30 WIB.
Mereka tenggelam saat berniat mencari kerang di sungai tersebut setelah terseret arus deras. Dari lima santriwati tersebut, dua orang ditemukan lebih dulu dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis sore. (@_hiem)





