Walikota dan Dandim 0118 Subulussalam Bangkitkan Semangat Gotong royong dan Wawasan Kebangsaan

Serahkan Hasil Pelaksanaan TMMD kepada Walikota Subulussalam Affan Alfian Bintang

SUBULUSSALAM, tribuntipikor.com

Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 112 Kodim 0118/Subulussalam Tahun 2021 di Desa Darussalam, Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam, Provinsi Aceh, berakhir dan ditutup dengan penyerahan simbolis hasil pelaksanaan di Aula Sada Kata, Pendopo Walikota Subulussalam, Kamis, (14/10/2021).

Penyarah simbolis langsung diberikan Komandan Kodim 0118/Subulussalam, Letnan Kolonel Infantri Winas Kurniawan, S.I.P., M.Tr(Han) kepada Walikota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, SE. 

Hadir dalam kesempatan itu, Danrem 012/TU Kolonel Inf Djon Afriandi, S.I.P., MS.DA.; Wakil Walikota, Drs.Salmaza MAP; Ketua DPRK Subulussalam, Ade Fadli Pranata Bintang S.,Ked; Kapolres Subulussalam, AKBP Qori Wicaksono S.I.K; Kajari Subulussalam, Mayhardy Indra Putra SH.,MH; Ketua Mahkamah Syariah diwakili, M.Nova MH; dan Ketua MPU Kota Subulussalam, H.Azharuddin. 

Hadir Juga Kasiter Korem 012/TU, Mayor Arh Boy Iswarmen; Kasi Pers, Mayor Arm Kiki Ardian; Sekda Kota Subulussalam, Ir.Taufit Hidayat MM; Asisten II Kota Subulussalam, Lidin SH; Kadis PUPR Kota Subulussalam diwakili, Irman ST; Kepala Bappeda Kota Subulussalam, Ramadan; Kadis BPPKAD Kota Subulussalam, Drs.Salbunis MAP; Kadis Kesehatan Kota Subulussalam, Munawarrah S.Si A.,Pt M.Kes; Kadis Pertanian Kota Subulussalam, Junifar; Kadis Pendidikan Kota Subulussalam, Sairun S.Ag; Kabankesbangpol Kota Subulussalam, Khairunnas SE; Tokoh Masyarakat, Kasman Lizar; Pimpinan Bank Aceh diwakili; dan Para Danramil Jajaran Kodim 0118/Subulussalam.

Walikota Subulussalam Affan Alfian Bintang dalam sambutannya memyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya, terkhusus kepada Dandim 0118 Subulussalam beserta jajaran atas suksesnya pelaksanaan TMMD di Desa Darussalam, Kecamatan Longkib yang berjalan dengan baik. 

TMMD ini berkat kerja keras dan kesungguhan para pelaku TMMD, dalam hal ini TNI bersama dengan pemerintah dan masyarakat setempat. Karena kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa ini merupakan bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu antar lintas sektoral dengan pemerintah daerah yang juga melibatkan masyarakat sebagai upaya mendukung program pemerintah  dalam percepatan pembangunan di wilayah,  serta perwujudan komitmen moral TNI dan pemerintah kepada rakyat untuk meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan di tengah-tengah masyarakat. 

“Dan kita lihat, bahwa dalam pelaksanaan TMMD ini, semangat kebersamaan dan gotong royong yang terpancar dari cucuran keringat aparat bersama dengan masyarakat yang bekerja di lapangan, menjadi refleksi bagi kita, bahwa diperlukan kebersamaan dalam mengatasi berbagai macam persoalan pembangunan yang ada,” ujar walikota. 

Semangat kebersamaan dan gotong royong seperti inilah, sambungnya  yang sebenarnya merupakan salah satu ciri kepribadian bangsa indonesia,  dan menjadi hal yang hakikat dari ke-manunggalan TNI dengan rakyat karena untuk mencapai tujuan. 

“Tema dalam kegiatan ini, TMMD wujud dibutuhkan kerjasama dan sinergi, sesuai dengan sinergi membangun negeri. oleh karena itu, mengajak, mari kita bangun kebersamaan pelihara rasa dan hubungan emosional yang harmonis, kita pelihara semangat gotong-royong ini untuk mewujudkan masyarakat yang damai,” jelasnya. 

Pihaknya juga sudah melihat bersama hasil kegiatan TMMD, yang tentunya sangat bermanfaat sekali bagi pembangunan infrastruktur digunakan masyarakat, khususnya di daerah tersebut. 

“Maka dengan beberapa fasilitas yang telah dibangun oleh anggota TNI dalam kegiatan TMMD  ini, kami berpesan kepada bapak Camat, kepada Kepala Kampong beserta masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat  sehingga manfaatnya bisa kita rasakan dalam jangka waktu yang lama. dan tentunya kita mengharapkan,  agar kedepannya program TMMD ini dapat terus dilaksanakan. karena selain untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur, TMMD ini juga akan memberikan sikap gotong royong, meningkatkan rasa kebersamaan dan persaudaraan memperkuat persatuan dan kesatuan. Gotong royong  serta ke-manunggalan TNI dan rakyat,” jelasnya. 

Walikota juga mengapresiasi atas selesainya pelaksanaan kegiatan untuk itu. “Sekali lagi kami menyampaikan TMMD ke-112 di wilayah Kota Subulussalam, dan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan mendukung TMMD ini  sehingga dapat berjalan dengan lancar,” sebutnya.

Adapun amanat Pangdam IM yang dibacakan Danrem 012/TU Kolonel Inf Djon Afriandi, S.I.P., MS.DA., dalam sambutanya mengatakan selaku pengendali kegiatan pelaksanaan TMMD dan selaku Danrem 012/Teuku Umar, mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah daerah, instansi terkait, masyarakat setempat, para prajurit dan seluruh pihak yang telah ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan TMMD ini, sehingga dapat selesai sesuai dengan rencana. 

“Dengan telah selesainya kegiatan ini, saya minta kepada Dandim selaku Komandan satuan tugas pelaksanaan TMMD agar segera melaksanakan evaluasi terhadap seluruh rangkaian kegiatan TMMD ini, sebagai upaya untuk menyempurnakan penyelenggaraan TMMD berikutnya. Saya berharap setiap kendala dan permasalahan yang ada selama pelaksanaan tmmd telah dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Danrem 012/TU saat menyampaikan amanat dari Pangdam Iskandar Muda. 

Sejalan dengan tema TMMD kali ini, ‘TMMD wujud sinergi membangun negeri’ program TNI manunggal membangun Desa atau TMMD dalam pelaksanaannya melibatkan TNI, Pemerintah Daerah, departemen dan lembaga pemerintah non departemen, serta masyarakat setempat. 

Adapun Pertimbangan pemilihan lokasi TMMD, kata Danrem, atas dasar Permintaan masyarakat Desa, Desa tertinggal, Pengembangan pemukiman dan usaha pertanian, serta Jalan penghubung antara Desa Darussalam Kecamatan Longkib Kota Subulussalam dengan Desa Mukti Jaya Kecamatan Singkohor Kabupaten Aceh Singkil. 

Danrem menjelaska  dari sasaran fisik yang telah dicapai, diharapkan telah terbangun infrastruktur dan sarana / prasarana yang diperlukan bagi perbaikan kehidupan masyarakat di Daerah, terutama membantu daerah-daerah terpencil, serta meningkatkan roda perekonomian masyarakat dan membuka akses yang lebih luas untuk pemasaran hasil bumi dari daerah pedesaan. 

Sedangkan dari sasaran non fisik, sambungnya, yang telah dicapai akan dapat mewujudkan kondisi juang yang tangguh dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta mendapatkan pencerahan mengenai wawasan kebangsaan, bela negara, bahaya narkoba, pertanian, stunting, posyandu, posbindu ptm dan kesehatan lingkungan sehingga meningkatkan kualitas hidup untuk menuju masyarakat yang sehat dan  lebih sejahtera. 

Menurut Danrem, dengan pencapaian sasaran tersebut akan tercipta kemanunggalan TNI-Rakyat sehingga kita  dapatkan ketahanan wilayah yang tangguh dalam menghadapi setiap permasalahan bangsa, untuk mewujudkan kondisi sosial masyarakat yang kondusif bagi kesinambungan pembangunan nasional. 

Sebagai tindak lanjut dari program TMMD ini, tambahnya, hendaknya kebersamaan antara TNI dan rakyat tetap dipelihara, sehingga tercipta hubungan emosional yang harmonis dengan menjunjung tinggi toleransi dan hubungan kekeluargaan. 

“Saya mengajak kepada masyarakat agar ikut memelihara hasil yang telah dicapai pada TMMD  ke – 112 ini, sehingga usia pakai dan manfaatnya dapat terus dinikmati oleh seluruh elemen masyarakat. Saya juga memohon kepada Pemda agar meningkatkan prasarana jalan yang telah dihasilkan ke tahap berikutnya agar lebih berdaya guna hal ini perlu mendapat perhatian dan tindak lanjut karena jalan yang telah ada akan sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam melakukan aktivitas ekonomi maupun aktivitas sehari-hari,” sebutnya. 

Selanjutnya, kata Danrem, kepada para prajurit yang sudah bekerja bahu – membahu dengan masyarakat, jadikan kesempatan ini sebagai sarana untuk merasakan dan mengetahui denyut nadi aspirasi masyarakat, sehingga semakin peka dan tanggap terhadap permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitarnya. 

Kebersamaan TNI-Rakyat pada hakekatnya tidak dapat dipisahkan, karena pada dasarnya TNI berasal dari rakyat, berjuang untuk rakyat dan pada suatu saat pasti akan kembali menjadi rakyat. oleh karena itu, sangat diperlukan peneguhan kembali semangat kemanunggalan TNI-Rakyat dalam bentuk kegiatan bersama. 

Sebelum mengakhiri amanatnya, Danrem juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh komponen masyarakat apabila ada prajurit TNI yang selama melakukan tugas dalam kegiatan TMMD ini melakukan tindakan dan perilaku yang kurang menyenangkan dan kurang tepat sehingga merugikan masyarakat 

“Akhirnya dengan memohon ridho tuhan yang maha kuasa, serta dengan dilandasi oleh kesadaran dan komitmen yang kuat untuk selalu ingin memberikan yang terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara, maka pada hari ini kamis, tanggal 14 oktober 2021, pukul 09.45 wib TNI Manunggal Membangun Desa ke – 112 Ta. 2021 Kodim 0118/Subulussalam secara resmi, saya nyatakan ditutup,” tegasnya. 

Perkumpulan jurnalis demokrasi Nusantara kota Subulussalam memberi apresiasi atas telah selesainya agenda pembangunan TMMD, yang dapat ditasakan manfaatnya bagi masyatakat Kampong. Demikian ungkap Anton ketua PJID.Nusantara kota subulussalam.

                            M.Yantoro

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *