Viral !! Maskara ” di tumpaki tiga pilar kecamatan Wanaraja Garut

  • Whatsapp

Gatut – tribuntipikor.com

Setelah beberapa hari melaksanakan Pembatasan Pergerakan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Tim Satgas Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, kembali lakukan penyekatan jalan dan lakukan langkah tegas dalam mengamankan arus kendaraan dan kegiatan masyarakat serta war-war sosialisasi PPKM Darut menggunakan mobil Maskara ( Masyarakat Aspirasi kampung juara ) bantuan Gubernur jawa barat dengan peralatan sound sistem pengeras suara.

Hal itu di lakukan karena, masih saja banyak warga masyarakat diwilayah Kecamatan Wanaraja yang melanggar peraturan PPKM Darurat dan juga tidak menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) .

Camat Wanaraja Mia herlina S. STP. MSi, yang di dampingi Kapolsek Wanaraja Kompol Oon Suhendar SH, dan juga Danramil 1103 / Scnr Kapten H. Suardy S Sy,MSi mengatakan, Tim Satgas Covid-19 akan melaksanakan langkah- langkah tegas agar warga patuh terhadap peraturan pemerintah.

Di samping penyekatan jalan juga Woro-Woro dari Satgas Covid -19 Kecamatan Wanaraja dengan menaiki Mobil Maskara bantuan Gubernur jawa barat desa Cinunuk dengan peralatan sound sistem dan pengereas suara ,tanpa kenal lelah tim satgas covid -19 begitu gencar mensosialisasikan seputar Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali yang kini diterapkan oleh pemerintah. Sosialisasi ini dijalankan guna meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengurangi aktivitas dan menerapkan protokol kesehatan guna menekan penyebaran Covid-19.

Sambung Camat Wanaraja ,Mia Herlina menegaskan, penerapan sosialisasi akan fi terapkan ke seluruh wilayah di Kecamatan Wanaraja ,Masyarakat yang berada di luar rumah diingatkan untuk selalu memakai masker dan menjaga jarak.

“Kami ingatkan juga untuk para pedagang dan pengunjung pasar Wanaraja untuk tetap menerapkan protokol kesehatan memakai perlindungan dengan mengunakan masker dan ingatkan juga kepada warga masyarakat mencegah untuk keluar rumah kalau tidak penting-penting amat, jikalau terpaksa ketika saat berada di luar rumah pakai masker dua lapis dan laksanakan protokol kesehatan, terlebih saat ini sedang diterapkan PPKM darurat ,” ungkapnya kepada awak media , Selasa (15/07/21).

Lebih lanjut, ucap Mia, menambahkan juga kepada masyarakat mengenai situasi di wilayah Wanaraja sedang tidak baik. Mengingat, terdapat beberapa masyarakat yang terpapar Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah maupun rumah sakit bahkan sampai ada yang meninggal dunia.

Untuk itu dirinya berpesan kepada semua masyarakat Wanaraja untuk menjalankan 5M Plus. Yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengawasi, dan mengurangi kecepatan, serta mengikuti program vaksinasi.

“Ditekankan untuk tetap mematuhi prokes yang berlaku karena sudah banyak klaster lingkungan. Mari kita bersama memutus mata rantai penularan Covid-19,” tandasnya

Sementara Kapolsek Wanaraja, Kompol Oon suhendar menghimbau masyarakat agar tetap patuhi prokes dan selalu menggunakan masker jika ingin beraktivitas di luar rumah.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat, mulai dari tanggal tiga kemarin, sampai 20 juli nanti, tidak ada lagi masyarakat yang tidak menggunakan masker kemana pun dan menggunakannya dengan baik dan benar di usahakan dua lapis masker ,” jelas kapolsek Wanaraja .

Lanjutnya menyampaikan, bagi para pengendara yang ingin berpergian ke luar kota, diharapkan agar membawa kartu vaksinasi dan sweb antigen.

“Saya menghimbau kepada para pengguna jalan dari luar Wanaraja atau apalagi luar Kabupaten Garut, apabila akan berpergian ke luar kota yang sifatnya mendesak diharapkan agar membawa kartu vaksinasi dan kartu sweb antigen, ” pungkasnya

Usai War-war sosialisasi PPKM di jalan raya wanaraja-Garut di lanjutkan dengan kegiatan polri peduli dengan Pemberian Santunan sembako kepada para nenek jompo dan lansia serta warga yang punya
keterbelakangan ,cacat secara pisik ( Dedi /Apih )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *