JAKARTA| Tribun TIPIKOR.com
Ketua Umum Dewan Adat Nasional Republik Indonesia (DANRI), Sultan Sepuh Cirebon KGSS Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja, S.Psi., M.H., menyatakan dukungan penuh terhadap seruan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad agar seluruh elemen bangsa memprioritaskan penanganan pascabencana di wilayah Sumatera.
Pangeran Heru menegaskan bahwa kemanusiaan dan keselamatan rakyat harus ditempatkan sebagai kepentingan tertinggi, terutama bagi masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan daerah lain yang terdampak bencana alam.
“Negara harus hadir bukan sekadar melalui pernyataan, tetapi lewat tindakan nyata. Dalam situasi darurat, seluruh energi bangsa seharusnya difokuskan pada penyelamatan korban, pemulihan infrastruktur, layanan kesehatan, serta pemulihan ekonomi masyarakat terdampak, bukan pada perdebatan politik yang dapat menunggu,” ujar Pangeran Heru, Rabu (7/1/2026).
Menurutnya, seruan Wakil Ketua DPR RI tersebut mencerminkan sikap kenegarawanan yang menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan politik jangka pendek. Ia pun mengajak pemerintah pusat, parlemen, partai politik, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dan mengalokasikan sumber daya secara efektif demi kepentingan kemanusiaan.
Sultan Sepuh Cirebon juga menyerukan solidaritas nasional agar masyarakat turut berpartisipasi aktif dalam berbagai gerakan kemanusiaan. “Politik yang sehat adalah politik yang menghadirkan solusi, bukan menambah kegaduhan di tengah penderitaan rakyat,” tegasnya.
Sebagai Dipertuan Agung DANRI, Pangeran Heru mengimbau agar agenda politik yang bersifat prosedural, termasuk wacana pilkada dan mekanisme pemilihan kepala daerah, ditempatkan pada momentum yang tepat tanpa mengesampingkan empati terhadap para korban bencana.
Ia menambahkan, penanganan bencana harus menjadi refleksi nilai-nilai luhur budaya Nusantara, seperti gotong royong dan solidaritas kolektif, yang selama ini menjadi kekuatan bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai cobaan.
DANRI, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mengawal proses pemulihan pascabencana serta mendorong kerja sama lintas sektor demi terwujudnya Indonesia yang tangguh, berkeadaban, dan berkeadilan sosial.
| andri hdw |





