Secara detail angka tersebut yakni total biaya Rp40.395.206.070,-. Terdiri dari Rp38.116.349.073,- untuk biaya konstruksiSedangkan sisanya yakni Rp2.289.209.322,- untuk biaya manajemen.

Blora Jawa Tengah , tribuntipikor.com. //
Sebanyak 60 sekolah setingkat PAUD, TK, SD, SMP di Kabupaten Blora tahun ini memperoleh bantuan revitalisasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 sebesar Rp40 miliar.

Diantaranya yang cukup menjadi sorotan yakni besarnya biaya manajemen yang mencapai Rp2,2 miliar.

Secara detail angka tersebut yakni total biaya Rp40.395.206.070,-. Terdiri dari Rp38.116.349.073,- untuk biaya konstruksi. Sedangkan sisanya yakni Rp2.289.209.322,- untuk biaya manajemen.

Berdasarkan dokumen yang ada mencatat bahwa, biaya manajemen tersebut terdiri dari honor perencana, honor pengawas, dan biaya pengelolaan kegiatan.

Mengingat jelang tutup tahun, ketika dihubungi Jateng Updates terkait apakah adanya proyek revitalisasi sekolahan yang lembur atau molor dalam pengerjaan, Kepala Dinas Pendidikan Blora, Sunaryo menjelaskan dengan singkat.

“Sudah rampung semua,” jelasnya, Kamis (25/12/2025).

Terkait adanya isu pengerjaan proyek, apakah ada rekanan kontraktor yang ditunjuk Dinas Pendidikan Blora tuk membantu revitalisasi, Sunaryo belum memberikan jawaban.

Diberitakan sebelumnya bahwa sebanyak 66 satuan pendidikan di Kabupaten Blora, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA sederajat, menerima dana revitalisasi sebesar Rp62,4 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Jumlah ini lokasi menjadi tertinggi se-Jawa Tengah.

“Total keseluruhan dengan lima SMK mencapai 66 satuan pendidikan. Dana yang digelontorkan pemerintah sebesar Rp62,4 miliar, tertinggi di Jawa Tengah,” ujar Staf Ahli Manajemen Talenta Kemendikdasmen RI, Mariman Darto, saat meninjau pelaksanaan program di SMP Negeri 2 Ngawen (7/11/2025).

Rinciannya, terdapat 4 TK, 27 SD, 27 SMP, 3 SMA, dan 5 SMK yang menerima bantuan dan proses pengerjaan dan dilakukan secara swakelola karena dianggap lebih efisien dan memberdayakan sekolah. (@_hiem)

Pos terkait