Blora Jawa Tengah, tribuntipikor.com //
Momentum Rakernas I Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (MA-IPNU) di Jakarta dimanfaatkan untuk mengukuhkan kepengurusan Presidium Pusat Masa Khidmat 2025–2030, salah satunya Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman.
Pengukuhan berlangsung dalam Rakernas I MA-IPNU di Hotel Millenium Jakarta, Sabtu (Beberapa hari yang lalu)
Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Muhtasyar PBNU Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar yang juga Menteri Agama RI. Kegiatan tersebut turut disaksikan Menteri Haji dan Umroh KH.
Mochamad Irfan Yusuf Hasyim, sejumlah tokoh nasional, kepala daerah, serta tokoh NU dari berbagai wilayah
Dalam kepengurusan tersebut, Prof. Dr. HM. Asrorun Niam Sholeh MA dipercaya sebagai Ketua Umum Presidium Pusat MA-IPNU. Sementara Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, S.IP, MSi, dikukuhkan sebagai Ketua Bidang Komite Penguatan Kekaderan (KPK) yang bertugas melakukan penguatan dan pengembangan kader, baik di dalam maupun luar negeri.
Masuknya kepala daerah dalam struktur MA-IPNU dinilai memperkuat sinergi nilai ke-NU-an, kepemudaan, dan tata kelola pemerintahan, sekaligus menegaskan peran strategis alumni IPNU dalam kepemimpinan daerah dan nasional.
Bupati Blora (Arief Rohman) menyampaikan rasa syukurnya atas amanah yang diberikan dan menyatakan kesiapan menjalankan tugas organisasi.
“IPNU sudah menjadi rumah kedua kami dalam berorganisasi. Sejak mahasiswa dulu, telah banyak yang diberikan IPNU kepada kami. Yang mengajarkan iman taqwa, kemandirian, keikhlasan, disiplin, kebangsaan, hingga kepemimpinan.
Dengan masuknya kami ke MA IPNU ini, saatnya kami memberikan pengabdian untuk para kader kader muda. Selaras dengan tema Pengukuhan dan Rakernas, Merajut Ukhuwah, Menebar Maslahah,” ungkap Bupati Arief Rohman yang juga pernah menjabat sebagai Waketum di PP IPNU dibtahun 2000an silam.
Ia menilai MA-IPNU memiliki peran penting sebagai wadah alumni lintas profesi dan daerah untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan kebangsaan, termasuk mendukung pembangunan daerah yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Pengukuhan ini dirangkaikan dengan orasi kebangsaan Menteri Agama RI serta Rakernas I yang membahas arah strategis organisasi ke depan, dengan harapan MA-IPNU semakin berperan sebagai perekat ukhuwah dan mitra strategis pemerintah. (@_hiem)





