Penumpang Pejalan Kaki di Bakauheni Naik 11 Persen, Puncak Arus Balik Diprediksi 2-3 Januari

Lampung Selatan- tribuntipikor.com

Situasi arus penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni menjelang akhir tahun terpantau terkendali. General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menyatakan bahwa hingga Selasa (26/12/2025), kondisi operasional pelabuhan masih cenderung landai dan berjalan lancar.

​Meski terlihat landai, data mencatat adanya tren kenaikan jumlah pengguna jasa. Penumpang pejalan kaki mengalami peningkatan sebesar 11 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Sementara itu, untuk kendaraan roda empat, tercatat kenaikan sebesar 5 persen.

​”Kenaikan ini masih dalam batas kemampuan kapasitas pelabuhan, sehingga pelayanan hingga saat ini masih berjalan lancar, landai, dan kondusif,” ujar Partogi.

​Pihak ASDP juga mulai mengantisipasi pergerakan massa pasca-libur tahun baru. Puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada tanggal 2 hingga 3 Januari 2026. Terkait faktor alam, Partogi menjelaskan bahwa ada peningkatan kecepatan angin di perairan Selat Sunda, namun dipastikan masih dalam ambang batas aman untuk pelayaran.

​Guna menjamin keselamatan penumpang, ASDP terus menjalin koordinasi intensif dengan BMKG terkait pemantauan cuaca. Pengguna jasa pun dihimbau untuk selalu waspada dan mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama.

Pelayanan penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni dilaporkan aman dan kondusif. Meski terdapat peningkatan volume, tidak terjadi penumpukan kendaraan yang signifikan.

​​Penumpang Jalan Kaki: Naik 11% (YoY).​Kendaraan Roda 4: Naik 5% (YoY).​Prediksi Arus Balik: 2-3 Januari 2026.

​Cuaca: Ada peningkatan angin, namun status Aman untuk pelayaran. Penumpang diminta mengikuti arahan petugas di dermaga dan kapal serta memantau perkembangan cuaca secara mandiri.

​”Kami harapkan penumpang kapal tetap selalu waspada dan mengikuti apa yang diarahkan petugas,” ujar Partogi Tamba (wal)

Pos terkait