Reaksi Cepat DPUPR Blora dan BBWS Tangani Bencana Tanah Longsor

  • Whatsapp

Blora, tribuntipikor.com

Pemkab Blora bergerak cepat dalam penanganan darurat bencana tanah longsor.

Terkini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana berencana untuk berkolaborasi dalam pelaksanaan penanganan darurat bencana tanah longsor di Kabupaten Blora khususnya bencana tanah longsor yang terjadi di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Lusi yang berada di Kabupaten Blora.

Seperti yang diungkapkan Kepala DPUPR Blora Ir. Samgautama Karnajaya,MT., didampingi Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA), Surat,ST., MT., Rabu (11/5/2022).

Menurut Samgautama, bencana tanah longsor yang terjadi beberapa bulan terakhir di wilayah Kab. Blora antara lain longsoran Tirtonadi Kel. Mlangsen, Longsoran Lusi Kel. Kedungjenar dan desa Jejeruk Kec. Blora.

Kemudian longsoran kali Kidangan yang terjadi di Kel.Jepon dan desa Brumbung.

Rencana penanganan daruratnya, DPUPR Kabuoaten Blora akan bekerja sama dan berkolaborasi bersama dengan BBWS Pemali Juana Semarang mengingat lokasi longsoran tersebut memang berada di DAS Lusi yang pengelolaannya menjadi kewenangan dari Pemerintah Pusat melalui BBWS Pemali Juana Dirjen SDA Kementerian PUPR.

“Kami mengucapkan terimakasih secara khusus kepada bapak Kepala Balai BBWS Pemali Juana Semarang Bapak Muhammad Adek Rizaldi, ST, M.Tech atas gerak cepatnya menindaklanjuti laporan kami sekitar dua minggu lalu, sebelum lebaran, terkait bencana tanah longsor yang ada di sepanjang DAS Lusi yang masuk wilayah Kab.Blora,” kata Kepala DPUPR Blora Ir. Samgautama Karnajaya,MT.

“Dan hari ini beliau telah mengutus jajaran stafnya untuk melakukan survei dan pendataan lokasi tanah longsor yang ada di Kab.Blora guna assesment dan rencana penanganan daruratnya,” tambahnya.

Dengan demikian, pihaknya siap berkolaborasi saling membantu dan melengkapi guna terlaksananya pelaksanaan penanganan darurat yang sudah ditunggu oleh masyarakat Blora untuk mengurangi dampak kerugian yang terjadi.

Disampaikan lebih lanjut, kolaborasi ini dilakukan sepenuhnya selaras dengan visi misi Bupati untuk Sesarengan Mbangun Blora secara bersama-sama dan bergotong-royong sehingga dapat saling melengkapi kekurangan dan kelebihan masing-masing dalam mewujudkan pengelolaan sumber daya air di wilayah Kabupaten Blora dalam hal mengurangi daya rusak air di sepanjang DAS Lusi.

“Ibarat pepatah ringan sama dijinjing berat sama dipikul, itulah semangat kami bersama dengan BBWS Pemali Juana Semarang dalam rangka mewujudkan pengelolaan sumber daya air yang handal dan mantap,” kata Kadinas PUPR Ir.Samgautama Karnajaya,MT saat menerima kunjungan staf BBWS Pemali Juana Semarang di Dinas PUPR Kab Blora, Rabu (11/5/2022).

Setelah menghadap Kadinas, Tim Bidang OP BBWS Pemali Juana didampingi bidang SDA DPUPR Kab. Blora selanjutnya meninjau lokasi tanah longsor di beberapa titik di wilayah Kecamatan Blora dan Kecamatan Jepon untuk keperluan pengumpulan data dan assesment lokasi guna rencana penanganan daruratnya.

Sementara itu Kabid SDA Surat,ST.,MT yang mendampingi kunjungan lapangan ke lokasi tanah longsor menjelaskan bahwa hari ini mendapatkan tugas dari Kadinas untuk mendampingi tim bidang OP BBWS Pemali Juana yang akan melakukan assesment dan pendataan lokasi tanah longsor di DAS Lusi.

Beberapa lokasi tanah longsor yang diusulkan untuk segera dilakukan penanganan daruratnya adalah longsoran Tirtonadi Kel. Mlangsen, Longsoran Sungai Lusi Kel. Kedungjenar, Longsoran Sungai Lusi di Desa Jejeruk Kec. Blora, Longsoran Sungai Kidangan di Kel. Jepon dan Desa Brumbung.

Kemudian longsoran Sungai Lusi di Desa Kemiri Kec.Jepon dan Longsoran anak sungai Lusi di Kel. Kunden Kec. Blora serta Longsoran anak Sungai Lusi Desa Pengkolrejo Kec. Japah.

“Itu beberapa titik lokasi longsor yang sudah ditinjau pada hari ini, harapan kami semuanya nanti bisa ditangani pada tahun ini juga,” kata Surat.

Namun demikian apabila nanti ada keterbatasan anggaran tahun ini, maka yang belum tertangani akan di prioritaskan penanganannya di tahun depan.

“Demikian hasil koordinasi kami bersama tim BBWS Pemali Juana di Semarang,” terangnya.
Beberapa minggu yang lalu sebelum lebaran,Tim BBWS juga sudah melakukan assesment dan pendataan di lokasi longsoran sungai Lusi di Desa Buluroto dan Kel. Kauman dan dari koordinasi, rencananya beberapa bulan kedepan di kedua lokasi tersebut juga akan ditangani dengan konstruksi talud pasangan bronjong.

“Doakan saja semoga nantinya bisa berjalan dengan baik, aman, lancar dan kondusif. Kami berharap semua masyarakat bisa mendukung ini semua dengan tetap menjaga kondusifitas lingkungan saat pelaksanaan pekerjaan nanti,” harapnya.

Dijelaskan, beberapa lokasi titik longsoran di Kab.Blora yang sudah dilakukan penanganan daruratnya pada tahun ini antara lain di longsoran anak sungai Lusi Desa Ngrambitan Kec. Japan, Longsoran Lusi di Kel Kedungjenar belakang RS Permata, Longsoran kali Kidangan di dekat perumahan kidangan kencana dan longsoran anak sungai Lusi desa Gersi Kec. Jepon saat ini masih sedang dikerjakan dan sebentar lagi akan selesai.

“Kami sangat berterimakasih kepada BBWS Pemali Juana atas kolaborasinya dalam mendukung visi dan misi bapak Bupati untuk senantiasa Sesarengan Mbangun Blora dalam pengelolaan sumber daya air DAS Lusi di wilayah Kab. Blora,” imbuhnya. (Surya Mandala/Kab. Blora).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *