Jurnalis Datangi Bupati, Minta Kekerasan Pada Wartawan Tak Terjadi di Garut

  • Whatsapp

Garut, tribuntipikor.com

Menyikapi adanya tindakan kekerasan yang dilakukan Oknum Anggota Ormas terhadap Wartawan di Desa Mekarwangi Kecamatan Lemah Sugih Kabupaten Malengka, puluhan Wartawan lakukan Aksi Solidaritas hari ini Selasa(29/06/2021) di Pendopo Kabupaten Garut.

Selain mengutuk tindakan premanisme tersebut, para wartawan yang tergabung dalam beberapa organisasi Profesi Insan Pers ini juga berdialog dengan Bupati Garut, H. Rudy Gunawan dan menyampaikan apa yang terjadi di Kabupaten Majalengka tidak terjadi di Kabupaten Garut.

“Pak Bupati, kami Media sebagai Mitra Kerja, karena Bupati Sebagai Kepala Daerah yang bertanggungjawab tentang tatakelola keuangan dan Asset Daerah serta pemberi SK kepada Kepala Desa, agar memerintahkan kepada Kepala Desa jangan main hakim sendiri,” ujar salah satu Wakil Ketua AMMNI Garut, Y. Sitorus.

Lanjut ia, Jurnalis bukan preman namun para Awak Media ini memiliki badan hukum dan kode etik. “Saya berharap kasus seperti hal tersebut tidak terjadi di Kabupaten Garut jika memang benar kami sebagai mitra kerja Pemerintah,” tandasnya.

Y. Sitorus berharap, siapapun jangan negatif thinking terhadap para Awak Media, sebagai sosial kontrol hal yang wajar, dan kami pun menyadari karena dari pemahaman dan karakter berbeda terkadang ada miscomunicasi, namun jangan main hakim sendiri.

“Saya harap Bupati bisa untuk memerintahkan kepada bawahannya agar tidak anarkis dan main hakim sendiri kepada para Jurnalis, kita Negara hukum, apalagi bapak orang hukum dan memahami hukum,” tandasnya.

Bupati Garut pun sepakat dengan apa yang disampaikan para Awak Media, ia tak berharap kejadian kekerasan terhadap Awak Media seperti di Makalengka tak terjadi di Kabupaten Garut.

“Kami akan memperhatikan hal tersebut dan akan mendorong Diskominfo pun untuk bisa menyelenggarakan UKW agar Para Wartawan di Kabupaten Garut bisa bekerja lebih profesional,” jawabnya.

Pasca bertemu Bupati, aksi Solidaritas Para Wartawan Garut dilanjutkan dengan pernyataan sikap mengutuk aksi kekerasan terhadap jurnalis dan mendorong aparat Kepolisian untuk memproses oknum Ormas yang telah melalukan pemukulan.(Wawan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *