KEBAKARAN LAHAN TEBU PABRIK CINTA MANIS OGAN ILIR

  • Whatsapp

Ogan Ilir, tribuntipikor.com

Jumat 4/6/2021, Pada saat wartawan tribun tipikor mengecek lahan tebu terbakar di area rayon 6 cinta manis lahan tebu tersebut lumayan cukup besar terbakar.

Belum di ketahui apa penyebab dari terbakar nya lahan tebu rayon 6 cinta manis.lahan terbakar tersebut terjadi pada saat sholat jumat sedang berlangsung.

Pada saat di konfirmasi dengan pimpinan rayon 6 bapak Heru jumat 4/6/2021 jam 4.30 sore kemarin di lahan terbakar menerangkan bahwasanya

“lahan terbakar tersebut belum menemukan titik terang apa penyebab terbakarnya lahan apa di karenakan cuaca yg sangat panas bisa menyebabkan kebakaran ataupun ada orang yg tidak sengaja membuang puntung rokok di jalan dan mengenai lahan tebu tersebut.”

Dari tahun ke tahun setiap adanya pembukaan giling tebu pabrik cinta manis sering terjadi kebakaran lahan tebu di area rayon 6 tidak di ketahui apa sebenarnya penyebab nya dan itupun terjadi bukan di rayon 6 saja melainkan di rayon rayon lainnya juga.

Tebu yang terbakar selah waktu 3 hari dari terbakar sudah mengurangi kadar manisnya tebu untuk di jadikan gula.kemungkinan besar ini bisa menjadikan kerugian negara yang cukup lumayan besar.sedangkan tebu yg berkualitas itu tebu yang berumur di atas 3 bulan yang menghasilkan produksi gula yang terbaik,yang terbakar tebu baru berumur 3 bulan yg belum siap produksi yang terbaik untuk di jadikan kualitas gula terbaik.jadi bisa di perhitungkan berapa kerugian negara yang di sebabkan kebakaran lahan tersebut.

Wartawan tribun tipikor mengecek lahan yang terbakar lumayan besar lebih dari dua hektare yang terbakar.

Anggota dari karyawan pabrik cinta manis terus bersiaga di terkul tinggi dalam menjaga wilayah area lahan tebu tersebut agar tidak terjadi api yg melahap lahan lainya.anggota karyawan tersebut bekerja keras dari pagi siang malam dan di bantu oleh pihak kepolisian dan tentara untuk menjaga wilayah agar terhindar dari kebakaran yang tidak di inginkan.

Kendaraan pemadam kebakaran pun (PMK) Di stanbaykan di area lahan terbakar untuk mengantisipasi adanya api yang melahap lahan lainya.

Wartawan tribun tipikor mengapresiasi kepada anggota karyawan bertugas dan di bantu pihak kepolisian dan tentara untuk menjaga agar tidak terjadi kebakaran lahan yang bisa merembet ke lahan masyarakat setempat. (riadi natadisastra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *