Ketua DPRD Sumbawa Desak Balai Pengelola Transportasi Darat ( BPTD)Kelas 2 Kemenhub Dan Dishub Prov. NTB, Untuk Pemasangan Traffic Light Di Simpang Boak

Sumbawa Besar NTB
tribuntipikor .Com – Meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas di sejumlah titik rawan kembali menjadi perhatian serius Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP, MM., Inov., untuk mengantisipasi dan meminimalisir terjadinya kecelakaan yang terus mengancam keselamatan masyarakat, Ketua DPRD bersama Wakil Ketua III DPRD, Zulfikar Demytri, SH.,MH., didampingi Sekretaris Dewan menggelar pertemuan khusus dengan Tim Gerak Cepat (TGC) Bidang Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa yang di hadiri Kepala Bidang Prasarana Arpandinata, S.AP., bersama Kepala Seksi Perencanaan dan Pembangunan Prasarana Perhubungan Putera Wijaya Ningrat, S.AP., di ruang kerja Ketua DPRD Sumbawa.

Pertemuan tersebut membahas sejumlah persimpangan strategis yang dinilai sudah sangat mendesak untuk dilengkapi dengan fasilitas Traffic Light dan perlengkapan jalan lainnya. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk responsif atas banyaknya keluhan masyarakat terkait kondisi simpang yang padat kendaraan namun belum memiliki pengaturan lalu lintas yang memadai.

Dalam pertemuan itu, Ketua DPRD menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama pemerintah. Menurutnya, sejumlah simpang di wilayah Sumbawa telah lama menjadi titik rawan kecelakaan dan tidak boleh lagi dibiarkan tanpa penanganan yang serius.

“Jangan menunggu jatuh korban berikutnya baru bertindak. Keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian utama. Pemasangan traffic light pada titik-titik rawan merupakan kebutuhan mendesak, bukan sekadar pelengkap infrastruktur,” tegas Nanang Akrab disapa.

Senada dengan itu, Wakil Ketua III DPRD, Zulfikar Demytri, menilai bahwa pembangunan perlengkapan jalan harus sejalan dengan pertumbuhan aktivitas masyarakat dan meningkatnya volume kendaraan. Ia meminta agar Dinas Perhubungan segera memetakan dan memprioritaskan simpang-simpang yang memiliki tingkat risiko kecelakaan tinggi.

Sorotan DPRD ini menjadi sinyal kuat bahwa persoalan keselamatan lalu lintas tidak bisa lagi dianggap sebagai masalah biasa. Masyarakat berharap hasil pertemuan tersebut segera ditindaklanjuti dengan langkah nyata di lapangan sehingga titik-titik rawan kecelakaan dapat diminimalisir dan keselamatan pengguna jalan lebih terjamin.

Dengan meningkatnya kepadatan kendaraan dari tahun ke tahun, keberadaan traffic light dan perlengkapan jalan yang memadai menjadi kebutuhan mendesak demi menciptakan ketertiban, kelancaran, dan keselamatan berlalu lintas di Kabupaten Sumbawa.
( Irwanto )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *