Sumbawa Besar NTB
tribuntipikor . Com — Persoalan jalan rusak parah yang kian meluas di berbagai wilayah Kabupaten Sumbawa kembali menjadi sorotan tajam.
Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot kepada awak media tribun Tipikor . Com 09/04/2026; secara terbuka mengakui bahwa penanganan menyeluruh belum bisa dilakukan akibat keterbatasan anggaran daerah.
Perbaikan jalan rusak parah belum dilakukan secara menyeluruh, meskipun kerusakan di sejumlah titik dinilai sudah mendesak dan mengganggu aktivitas masyarakat.” Tegasnya
Pernyataan disampaikan langsung oleh Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, sebagai bentuk tanggapan atas keluhan publik yang terus menguat.
Disampaikan dalam respon terbaru pemerintah daerah terhadap kondisi infrastruktur jalan yang saat ini menjadi perhatian masyarakat luas.
Terjadi di berbagai ruas jalan di wilayah Kabupaten Sumbawa yang mengalami kerusakan berat hingga menghambat mobilitas warga.
Keterbatasan fiskal daerah menjadi alasan utama. Anggaran yang tersedia belum mampu mengakomodasi kebutuhan perbaikan total, sehingga pemerintah terpaksa menerapkan skala prioritas.
Pemerintah daerah menjalankan pola pekerjaan bertahap dan parsial, menyesuaikan kondisi keuangan. Perbaikan dilakukan secara tambal sulam dan selektif, bukan rekonstruksi total seperti yang diharapkan masyarakat.”Urai Bupati Jarot
Bupati menegaskan, idealnya seluruh jalan rusak parah ditangani secara komprehensif agar kualitasnya bertahan lama.
Namun realitas anggaran membuat langkah tersebut belum bisa diwujudkan dalam waktu dekat.
“Harapan kita semua perbaikan menyeluruh, tapi kondisi fiskal daerah belum memungkinkan.
Kita sesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada,” tegasnya.
Pernyataan ini memantik kritik publik. Di satu sisi, masyarakat menuntut keselamatan dan kelancaran akses, namun di sisi lain pemerintah daerah masih berjibaku dengan keterbatasan keuangan.
Kondisi ini menegaskan bahwa tanpa terobosan fiskal dan keberanian menentukan prioritas strategis, persoalan jalan rusak akan terus menjadi pekerjaan rumah yang berulang setiap tahun.
( Irwanto )





