Luruskan Hoaks ! fakta Dibalik Tenggelamnya Yuda Ditiu Kele Desa Marente Kec Alas

Sumbawa Besar NTB
tribuntipikor .Com — Agar informasi tidak simpang siur dan publik tidak terus disuguhi narasi keliru, kronologi sebenarnya peristiwa Yuda di kawasan Tiu Kele akhirnya diluruskan oleh saksi di lapangan kepada media tribun Tipikor .Com . 19/03/26.

Peristiwa bermula sekitar pukul 15.30 WITA, usai salat Asar. Kepanikan pecah ketika seorang pengunjung berteriak menyebut ada yang tenggelam. Namun ironisnya, informasi awal yang beredar justru tidak jelas—lokasi pasti korban pun sempat simpang siur.

Upaya pertolongan langsung dilakukan. Tali sempat dicari, sementara penelusuran terus dilakukan.

Fakta kemudian terkuak: korban Yuda terlihat terseret arus deras di kawasan Tiu Kele.

Tanpa menunggu lama, saksi bergegas—bahkan menerobos hujan—untuk menghubungi Kepala Desa Marente. Namun, kepala desa diketahui sedang berada di luar kota.

Situasi darurat memaksa koordinasi dilakukan dengan pihak lain, termasuk anggota Satpol PP dan warga sekitar.

Dalam perjalanan menuju lokasi, tim menemukan pacar korban dalam kondisi syok, bersama teman-teman korban yang sudah lebih dulu menyisir sungai secara mandiri.

Dari keterangan langsung di lokasi, kronologi sebenarnya akhirnya jelas: Korban bersama teman-temannya sebelumnya pergi ke Agal.

Saat hendak pulang, mereka terhalang derasnya arus sungai akibat kondisi cuaca. Korban sebenarnya sudah diperingatkan oleh pacarnya untuk tidak menyeberang.

Namun, korban tetap nekat.
Saat menyeberang, sang pacar berhasil selamat mencapai tepi sungai. Sementara Yuda tidak mampu melawan derasnya arus.

Diduga, kondisi fisik yang sudah lelah setelah perjalanan di medan hutan memperparah situasi, hingga akhirnya korban terseret dan tenggelam.
Penting untuk digarisbawahi:

Informasi yang beredar luas di media sosial yang menyebut korban tenggelam karena menolong pacarnya adalah tidak benar.

Narasi keliru ini tidak hanya menyesatkan publik, tetapi juga memperparah kondisi psikologis korban selamat yang hingga kini masih mengalami syok.

Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menyebarkan informasi. Jangan menambah luka dengan hoaks dan asumsi liar.

Mari bersama mendoakan agar almarhum Yuda mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

( Irwanto )

Pos terkait