Sumbawa Besar, NTB
tribuntipikor.Com –
Sorotan publik terhadap gedung khusus TB–Paru di RS Manambai Sumbawa Besar kian menguat. Bangunan tersebut diketahui telah selesai dikerjakan, namun hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal untuk pelayanan masyarakat.
Kondisi ini memicu pertanyaan besar terkait komitmen Pemerintah Provinsi NTB di bawah kepemimpinan Lalu Muhammad Iqbal. Pasalnya, fasilitas kesehatan yang dibangun dari dana negara dan dukungan rekanan itu seharusnya sudah bisa difungsikan untuk menangani penyakit menular, khususnya TB yang masih menjadi ancaman serius.
Ketu MPC – PP Kab Sumbawa ,L.Sandi. LB Kepada media tribuntipikor .Com 21/04/26 menerangkan ,
“Gedungnya sudah berdiri, sudah siap. Tapi kenapa belum digunakan?
Ini yang perlu dijelaskan secara terbuka,” terangnya
Masyarakat menilai persoalan ini bukan sekadar administrasi, melainkan menyangkut kebutuhan mendesak di bidang kesehatan. Gedung khusus TB–Paru seharusnya menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan pelayanan bagi pasien penyakit menular.” Ujar Sandi
Desakan pun diarahkan langsung kepada Gubernur NTB agar segera “clear-kan” status dan pemanfaatan gedung tersebut. Publik meminta adanya kejelasan: apakah terkendala regulasi, operasional, atau faktor lain yang belum diungkap ke masyarakat.”jelasnya
Selain itu, pemerintah juga diminta untuk tidak berlarut-larut dalam pengambilan keputusan. Transparansi dan langkah konkret dinilai menjadi kunci agar fasilitas yang sudah dibangun tidak terkesan sia-sia.
“Jangan sampai gedung yang sudah selesai ini hanya jadi simbol tanpa fungsi. Masyarakat butuh layanan, bukan sekadar bangunan,” tegasnya.
Kini, masyarakat Sumbawa menunggu langkah nyata dari Pemerintah Provinsi NTB. Kejelasan sikap dan percepatan pemanfaatan gedung TB–Paru menjadi ujian keseriusan pemerintah dalam menjawab kebutuhan kesehatan publik.
( Irwanto )





