Kota Bandung Tribun Tipiikor com Camat Andir Kota Bandung dinilai berhasil melaksanakan Tugas Pokok dan Fungsi (Tufoksi) sesuai arahan Walikota Bandung H. Muhammad Farhan dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Kecamatan Andir yang berada di Bandung Barat dengan luas 3,71 km² meliputi 6 kelurahan yaitu Campaka, Maleber, Garuda, Dunguscariang, Ciroyom dan Kebon Jeruk ini terus menunjukkan kinerja pro-rakyat.
Kecamatan Andir menjadi kecamatan yang inovatif, responsif dan melaksanakan program prioritas pemerintah kota dan provinsi secara nyata di lapangan.
Sesuai arahan Walikota Bandung, Camat Andir melaksanakan Tufoksi dalam menjaga kondusifitas wilayah. Pada malam pergantian Tahun Baru 2026, Camat Andir bersama Forkopimda turun langsung melakukan pemantauan di titik keramaian dan berhasil menciptakan situasi aman, tertib dan kondusif tanpa gangguan menonjol, berkat sinergi lintas sektor dan kesiapsiagaan petugas.
Sesuai arahan Gubernur Jawa Barat tentang penguatan ekonomi kerakyatan, Camat Andir meluncurkan program unggulan Kampung Bersih Rentenir. Kelurahan Maleber ditetapkan sebagai percontohan Kampung Bebas Rentenir untuk memutus rantai pinjaman tidak resmi yang membebani warga.
Program Kampung Bersih Rentenir ini merupakan tindak lanjut Roadshow literasi keuangan. Sebanyak 20 warga Maleber dari masyarakat umum, pelaku UMKM hingga warga yang pernah terjerat rentenir menjadi peserta awal yang mendapat pelatihan dan pendampingan intensif sejak 16 April 2026 hingga Desember 2026, dengan kolaborasi Dinas KUKM Kota Bandung dan OJK.
Camat Andir kota Bandung menegaskan, tujuan program adalah memperkuat literasi keuangan masyarakat dan memperluas akses terhadap lembaga keuangan formal seperti koperasi dan perbankan. Keberhasilan diukur dari menurunnya praktik rentenir dan meningkatnya pemahaman pengelolaan keuangan warga Andir.
Sesuai arahan Walikota tentang darurat sampah, Camat Andir juga melaksanakan Tufoksi pengelolaan sampah dari hulu. Saat ini Kawasan Bebas Sampah (KBS) di Andir sudah mencapai 27,78 persen atau 54 RW di 6 kelurahan, dengan 225 lubang penimbunan sampah berupa bata terawang, Loseda, dan Biopori.
Di bidang infrastruktur dan taman tematik, Kecamatan Andir juga memiliki Taman Tematik Pesona Andir di Kelurahan Maleber yang diinisiasi bersama tokoh pemuda dan pengembang. Taman yang dibangun selama 15 bulan ini dilengkapi fasilitas taman balita, remaja hingga lansia dan manfaatnya sudah dirasakan langsung oleh masyarakat banyak.
Camat Andir juga aktif melaksanakan Musrenbang tingkat kecamatan dengan menghadirkan seluruh unsur kepemudaan, PKK, LPM, tokoh masyarakat, dan perguruan tinggi untuk menyusun perencanaan pembangunan yang optimal dan tidak hanya bergantung pada APBD Kota, sejalan dengan arahan Gubernur Jabar untuk mendorong investasi dan partisipasi masyarakat.
Dengan pelaksanaan Tufoksi yang sesuai arahan Walikota Bandung dan Gubernur Jawa Barat, mulai dari keamanan wilayah, pengentasan rentenir, pengelolaan sampah hingga pembangunan taman tematik, Camat Andir Kota Bandung layak diapresiasi sebagai camat yang bekerja nyata untuk kepentingan masyarakat luas.
Budi Haryanto SE Wapemred






