Pemkab Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bojonegoro, Akan Laksanakan Program Pompanisasi Anggaran APBD 2026

Bojonegoro Jatim, tribuntipikor.com // Dukung Ketahanan pangan, Pemerintah Daerah (Pemkab) Kabupaten Bojonegoro, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) akan melaksanakan Program Pompanisasi Desa secara merata di seluruh Kecamatan, Se-kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Senin (03/07/2026).

Program yang di anggarkan melalui anggaran induk APBD tahun 2026 ini, menurut pejabat Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian setempat akan dilaksanakan sementara berada di 92 titik meliputi 21 kecamatan di wilayah kabupaten Bojonegoro.

Persiapan dan tindaklanjut tentang administrasi terkait perijinan diantaranya ijin pengeboran di madiun ijin dari pusat di bandung juga sudah ditembusi termasuk didalamnya ke dinas BPWBS setempat. Ungkap salah Satu pejabat setingkat Kabid di Dinas pertanian atas petunjuk pimpinan.

Menurutnya, dalam pelaksanaannya nanti, pembangunan proyek Pompanisasi yang insyaallah dalam waktu dekat ini sudah klir and klin terkait perijinan secara menyeluruh dan tinggal pelaksanaannya.

“Betul mas kami sudah siap dan akan melaksanakan pengerjaan Program Pompanisasi tersebut di 92 titik yang meliputi di 21 kecamatan Se-kabupaten Bojonegoro, diantaranya di kecamatan Dander, kecamatan Tambakrejo, dan kecamatan Kedungadem termasuk yang lainnya.” Jelasnya.

Lebih lanjut ia juga menegaskan bahwa progam ini guna lebih untuk memberikan sebuah solusi para petani Bojonegoro dalam meraih panen lebih produktif khususnya dimusin kering dan/atau musim kemarau.

“Tentunya program ini berdampak pada para petani khususnya yang berlahan sawah penanaman padi, dimana, yang sebelumnya petani panennya sekali, dengan adanya program Pompanisasi ini bisa panen dua kali. Terangnya.

Disisi lain, Kepala Dinas (Kadin) Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bojonegoro Zaenal Fanani, S.Pi., M.P. Saat dikonfirmasih oleh awak media ini, dalam pandangannya juga membenarkan apa yang telah disampaikan oleh jajarannya,

Ia menambahkan bahwa Program Pemkab ini adalah lebih untuk mendung program pemerintah pusat tentang ketahanan pangan, agar lumbung padi di wilayah kabupaten Bojonegoro tetap stabil dan lebih tumbuh berkembang sebagai lumbung pangan nasional guna mewujudkan Bojonegoro yang bahagia, makmur dan membanggakan. Ungkapnya. (KingSoli)

Editorial: Korwil Jatim

Pos terkait