Kodim 1607/Sumbawa Bergerak Hijaukan Pesisir, Dandim Ajak Sumbawa Jadi “Paru-Paru Dunia”

Sumbawa Besar, NTB – Tribuntipikor.com – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan kembali diperlihatkan jajaran Kodim 1607/Sumbawa bersama pemerintah daerah, Polri, masyarakat, dan dunia usaha melalui aksi penanaman mangrove di Dusun Limung, Desa Kukin, Kecamatan Moyo Utara, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan yang mendapat dukungan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) tersebut menjadi simbol kuat sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kawasan pesisir dari ancaman abrasi sekaligus memperkuat ekosistem laut.

Dalam sambutannya, Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf. Andri Karsa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut, mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat hingga warga Dusun Limung yang telah mempersiapkan kegiatan selama beberapa hari.

“Kegiatan ini tidak akan terlaksana tanpa dukungan seluruh unsur masyarakat. Peran pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga sangat besar dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir,” ujarnya.

Menurut Dandim, Kecamatan Moyo Utara merupakan kawasan pesisir yang memiliki kekayaan ekosistem laut sehingga harus dijaga bersama melalui aksi nyata, bukan sekadar slogan.

Ia menegaskan, penanaman mangrove bukan hanya untuk memperindah kawasan pantai, tetapi juga sebagai investasi lingkungan jangka panjang karena mangrove merupakan penyerap karbon dan penghasil oksigen yang sangat penting bagi kehidupan.

“Kami berharap Sumbawa ikut berperan dalam menjaga lingkungan, bahkan menjadi bagian dari upaya nasional maupun internasional dalam menjaga paru-paru dunia,” tegasnya.

Dandim juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar terus menjaga mangrove yang telah ditanam sehingga manfaatnya dapat dirasakan generasi mendatang.

Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan terima kasih kepada PT AMMAN yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan penghijauan tersebut. Ia juga berharap media massa terus mengangkat berbagai gerakan pelestarian lingkungan di Kabupaten Sumbawa.

“Publikasikan bahwa Kabupaten Sumbawa berperan aktif menjaga lingkungan melalui gerakan penanaman mangrove dengan semangat Samawa Hijau Lestari. Semoga perhatian pemerintah pusat terhadap pelestarian lingkungan di Sumbawa semakin besar,” harapnya.

Aksi penghijauan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi TNI, Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat mampu melahirkan gerakan nyata dalam menjaga pesisir Sumbawa. Di tengah ancaman perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, penanaman mangrove menjadi langkah konkret untuk melindungi garis pantai sekaligus mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
( Irwanto )

Pos terkait