Kepsek SMAN 20 Kota Bandung Multi Talenta dan Taat dalam PPDB Mengikuti Acuan Gubernur Jabar dan Disdik

Kota Bandung Tribun Tipikor com Kepemimpinan multi talenta di SMAN 20 Bandung*
Kepala Sekolah SMAN 20 Kota Bandung dikenal sebagai sosok multi talenta. Selain memahami manajemen pendidikan, beliau juga aktif di bidang literasi, teknologi, seni, dan pembinaan karakter. Kepemimpinan ini membuat iklim sekolah dinamis, inovatif, dan berorientasi pada prestasi siswa.

Visi sekolah yang selaras dengan arahan Gubernur Jabar*
Di bawah kepemimpinan beliau, SMAN 20 Bandung menjalankan visi “Sekolah Juara Lahir Batin”. Visi ini selaras dengan arahan Gubernur Jawa Barat dan Dinas Pendidikan Provinsi Jabar tentang mencetak generasi cerdas, berakhlak, dan berdaya saing. Semua program sekolah mengacu pada kebijakan tersebut.

Ketaatan penuh dalam pelaksanaan PPDB*
Tiap tahun ajaran baru, SMAN 20 Bandung menjadi salah satu sekolah yang paling ketat menjaga transparansi PPDB. Kepsek memastikan seluruh proses pendaftaran, verifikasi, dan pengumuman dilaksanakan sesuai juknis dari Gubernur Jabar dan Disdik Jabar. Tidak ada celah untuk praktik titip atau KKN.

Sosialisasi PPDB yang masif dan akuntabel*
Tim PPDB SMAN 20 yang dibentuk Kepsek aktif mensosialisasikan jalur Zonasi, Afirmasi, Prestasi, dan Perpindahan Orang Tua. Informasi disampaikan lewat website sekolah, media sosial, dan pertemuan dengan SMP. Tujuannya agar orang tua dan siswa memahami aturan dan tidak salah informasi.

Pemanfaatan teknologi dalam PPDB*
Sebagai pemimpin multi talenta, Kepsek mendorong digitalisasi PPDB. Pendaftaran online, helpdesk digital, dan live streaming saat verifikasi data diterapkan. Ini sesuai arahan Disdik Jabar untuk membuat PPDB lebih terbuka, cepat, dan bisa dipantau publik secara real time.

Penanganan pengaduan dan pengawasan*
Kepsek membuka posko pengaduan PPDB dan menunjuk tim khusus untuk merespon cepat. Setiap laporan warga ditindaklanjuti dan dikoordinasikan dengan Disdik Jabar. Keterbukaan ini membuat SMAN 20 dipercaya masyarakat karena prosesnya bersih dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pemerataan dan keadilan akses pendidikan*
Dalam jalur Afirmasi dan Zonasi, Kepsek memastikan kuota terpenuhi sesuai aturan. Siswa dari keluarga kurang mampu dan yang berdomisili dekat sekolah diprioritaskan. Ini wujud ketaatan pada prinsip keadilan sosial yang ditekankan Gubernur Jabar dalam PPDB.

Penguatan mutu setelah peserta didik diterima*
Setelah PPDB selesai, fokus Kepsek beralih ke pembinaan. Siswa baru langsung mengikuti MPLS berbasis penguatan karakter dan wawasan kebangsaan. Program akademik, ekstrakurikuler, dan pengembangan talenta disiapkan agar siswa SMAN 20 bisa berprestasi di tingkat kota, provinsi, hingga nasional.

Sinergi dengan komite dan orang tua*
Kepsek membangun komunikasi baik dengan Komite Sekolah dan orang tua. Dalam PPDB maupun kegiatan sekolah, semua transparan dan sesuai aturan. Sinergi ini penting agar kebijakan dari Gubernur dan Disdik Jabar bisa dipahami dan didukung bersama.

Komitmen mencetak lulusan berkarakter dan berprestasi*
Dengan kepemimpinan multi talenta dan kepatuhan pada aturan PPDB, Kepsek SMAN 20 Bandung berkomitmen mencetak lulusan yang unggul akademik, terampil, dan berkarakter. Ketaatan pada acuan Gubernur Jabar dan Disdik bukan hanya formalitas, tapi menjadi budaya kerja untuk kemajuan pendidikan di Kota Bandung.

Singkatnya, SMAN 20 Kota Bandung di bawah kepemimpinan kepsek yang multi talenta dan taat aturan menjadi contoh bahwa sekolah negeri bisa menjalankan PPDB secara adil, transparan, dan tetap fokus pada mutu pendidikan.

Budi Haryanto SE Wapemred

Pos terkait