Kota Bandung Tribun Tipikorcom kelurahan Dago berada di Kecamatan Coblong, wilayah yang padat aktivitas kampus, pariwisata, dan permukiman. Komitmen ini sejalan dengan Perwal Bandung No. 139 Tahun 2021 dan program Bandung Bersih.
1. Kebijakan kantor bersih dan sehat
Lurah Dago menetapkan SOP kebersihan kantor yang wajib dipatuhi seluruh staf. Jadwal piket harian, pemilahan sampah 3 jenis, dan larangan merokok di area pelayanan jadi aturan baku. Tujuannya memberi kenyamanan bagi warga yang mengurus administrasi kependudukan.
2. Penerapan K3 perkantoran
Jajaran Kelurahan Dago menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Ruangan kerja dipastikan sirkulasi udara baik, pencahayaan cukup, dan APAR tersedia. Kursi, meja, dan komputer ditata ergonomis agar ASN terhindar dari gangguan kesehatan.
3. Program Jumat Bersih
Setiap Jumat pagi, lurah memimpin kerja bakti bersama staf, linmas, dan kader. Halaman kantor, saluran air, dan taman kelurahan dibersihkan. Warga sekitar diajak bergabung agar budaya bersih tidak berhenti di lingkungan kantor saja.
4. Pengelolaan sampah kantor
Kelurahan Dago menyediakan tempat sampah terpilah: organik, anorganik, dan B3. Sampah organik diolah jadi kompos di kebun kelurahan. Sampah anorganik disetor ke Bank Sampah Dago Asri. Ini mendukung target Kota Bandung mengurangi sampah ke TPA Sarimukti.
5. Ruang pelayanan bebas asap dan bau
Area PTSP kelurahan dipasang pengharum alami dan tanaman penyerap polutan seperti lidah mertua. Dilarang makan di meja pelayanan agar dokumen warga tidak kotor. Disinfektan rutin disemprot, terutama pasca pandemi, demi kesehatan bersama.
6. Digitalisasi untuk kurangi kertas
Lurah Dago mendorong layanan online via Salaman dan WhatsApp kelurahan. Surat keterangan, pengantar, dan undangan rapat dikirim PDF. Arsip didigitalisasi. Langkah ini menekan sampah kertas dan membuat meja kerja lebih rapi.
7. Kebun kelurahan dan penghijauan
Halaman belakang kantor disulap jadi Buruan SAE. Ada sayuran, TOGA, dan kolam lele. Staf bergiliran merawat. Selain memperindah kantor, kebun jadi contoh untuk RW agar memanfaatkan lahan sempit secara produktif.
8. Edukasi lingkungan ke warga
Jajaran kelurahan rutin sosialisasi PHBS dan pilah sampah saat rapat RT/RW. Kader PKK dan Karang Taruna dilibatkan jadi agen kebersihan. Lurah Dago menegaskan bahwa kantor bersih harus menular ke lingkungan permukiman.
9. Sarana sanitasi yang layak
Toilet kantor, musala, dan dapur dijaga kebersihannya dengan checklist harian. Air bersih tersedia, sabun cuci tangan selalu diisi. Lurah melakukan inspeksi mendadak agar standar sanitasi sesuai Permenkes No. 48 Tahun 2016.
10. Penilaian kinerja berbasis kebersihan
Kebersihan lingkungan kerja masuk indikator SKP staf Kelurahan Dago. Lurah memberi apresiasi ke bidang yang ruang kerjanya paling rapi tiap bulan. Bila ada temuan Inspektorat terkait kebersihan, langsung ditindaklanjuti agar pelayanan tidak terganggu.
Dengan lingkungan kerja bersih, Lurah Dago beserta jajaran ingin memberi contoh bahwa pelayanan publik yang baik dimulai dari kantor yang sehat, tertib, dan nyaman.
Budi Haryanto SE Wapemred





