Ketua DPRD Kabupaten Bandung Gelar “Boling Rabu Keliling” di Margahayu, Serap Aspirasi Masyarakat Secara Langsung

KABUPATEN BANDUNG – Tribun Tipikor .Com //Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Renie Rahayu Fauzi, S.H., kembali melaksanakan program Boling (Rabu Keliling) sebagai upaya mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi pembangunan. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Margahayu, Rabu (10/6/2026), dihadiri unsur pemerintah kecamatan, kepala desa, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen warga.

Dalam keterangannya, Renie Rahayu Fauzi menjelaskan bahwa kegiatan Boling merupakan agenda yang pertama kali dilaksanakannya pada tahun 2026. Kecamatan Margahayu menjadi lokasi ketiga setelah sebelumnya kegiatan serupa digelar di Kecamatan Majalaya dan Ciparay.

“Insya Allah setiap hari Rabu saya akan menyempatkan waktu untuk bertemu langsung dengan masyarakat. Ini merupakan kegiatan ketiga setelah Majalaya dan Ciparay, dan hari ini kami hadir di Kecamatan Margahayu untuk mendengarkan berbagai aspirasi warga,” ujarnya.

Menurut Renie, aspirasi yang disampaikan masyarakat pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan wilayah lainnya, yakni terkait pembangunan infrastruktur, pemerataan anggaran, serta sektor pendidikan. Salah satu perhatian masyarakat saat ini adalah pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), khususnya terkait pemerataan jumlah siswa antara sekolah negeri dan swasta.

“Masyarakat berharap adanya pemerataan dalam dunia pendidikan, sehingga sekolah swasta juga mendapatkan kesempatan yang sama dan tidak terjadi penumpukan siswa hanya di sekolah negeri. Aspirasi ini akan kami tindak lanjuti melalui koordinasi dengan Dinas Pendidikan,” katanya.

Selain itu, warga juga menyampaikan harapan terkait pemerataan pembangunan dan alokasi anggaran di setiap kecamatan. Menurutnya, penentuan pagu anggaran perlu mempertimbangkan jumlah penduduk dan luas wilayah agar pembangunan dapat berjalan lebih adil dan proporsional.

Renie menegaskan bahwa meskipun fungsi Boling memiliki kesamaan dengan kegiatan reses maupun sosialisasi, namun program ini lebih menitikberatkan pada pendekatan langsung kepada masyarakat.

“Sebagai anggota DPRD, terlebih sebagai Ketua DPRD, saya ingin lebih dekat dengan masyarakat. Jika selama ini ada anggapan sulit bertemu anggota dewan, maka melalui Boling kami hadir langsung ke tengah masyarakat untuk mendengar, berdialog, dan mencari solusi bersama atas berbagai persoalan yang dihadapi warga,” pungkasnya.

Melalui program Boling Rabu Keliling, diharapkan komunikasi antara masyarakat dan DPRD Kabupaten Bandung semakin terbuka sehingga berbagai kebutuhan dan harapan masyarakat dapat tersampaikan secara langsung dan ditindaklanjuti melalui kebijakan yang tepat.***(Iceu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *