Fatayat NU Kabupaten Bandung Menggelar Rapat Kerja Cabang, Susun Program Berdampak untuk Masyarakat

KABUPATEN BANDUNG – TribunTipikor.Com //Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bandung menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di Gedung Toha, Kabupaten Bandung, Minggu (31/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 300 peserta yang berasal dari 31 Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Bandung.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PW Fatayat NU Jawa Barat, Hj. Minyatul Ummah, S.Pd.I., M.A., serta Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bandung, Hj. Susanti.

Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bandung, Hj. Susanti, menjelaskan bahwa Rakercab menjadi forum strategis untuk merumuskan dan menetapkan program kerja organisasi yang akan dijalankan selama masa kepengurusan. Program-program tersebut disusun oleh berbagai bidang sesuai kebutuhan masyarakat.

“Rakercab ini merupakan forum untuk merancang sekaligus merealisasikan program-program dari berbagai koordinator bidang. Di Fatayat NU terdapat sejumlah bidang, di antaranya pendidikan, kesehatan, serta advokasi dan politik. Semua pengurus cabang menyusun rancangan program yang dapat direalisasikan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan Fatayat NU harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui program-program yang terukur dan bermanfaat. Karena itu, seluruh rancangan program dibahas dan disepakati bersama oleh para pengurus PAC yang hadir.

“Bagaimana Fatayat NU bisa berdampak di masyarakat, yaitu melalui program-program yang kita hadirkan. Program tersebut dirancang dan disepakati bersama oleh seluruh Pimpinan Anak Cabang yang hadir dalam Rakercab ini,” katanya.

Rakercab kali ini diikuti sekitar 300 peserta dari 31 kecamatan di Kabupaten Bandung. Para peserta merupakan pengurus dan kader Fatayat NU yang aktif di tingkat kecamatan maupun cabang.

Hj. Susanti juga menjelaskan bahwa Fatayat NU merupakan organisasi perempuan muda Nahdlatul Ulama yang mewadahi anggota berusia 20 hingga 45 tahun. Untuk usia 20 tahun, keanggotaan diperuntukkan bagi perempuan yang sudah menikah.
Ke depan, Fatayat NU Kabupaten Bandung berharap dapat terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung dalam berbagai program pembangunan masyarakat.

“Kami berharap Fatayat NU Kabupaten Bandung dapat terus bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung untuk bersama-sama membangun masyarakat yang lebih berprestasi, sejahtera, dan bermartabat,” pungkasnya.

Rakercab tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan komitmen Fatayat NU Kabupaten Bandung dalam menghadirkan program-program yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.***(Iceu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *