Bandung, Tribun Tipikorcom 3 Mei 2026 – Rumah Aspirasi Warga (RAGA) genap berusia 1 tahun. Lembaga yang digagas sebagai “rumah aduan rakyat” ini telah menjadi simpul perjuangan warga Bandung Raya dalam 365 hari terakhir.
Pembina RAGA, Ogi, menegaskan RAGA bukan sekadar sekretariat. “1 tahun kami mendengar tangis buruh yang di-PHK, keluh pedagang pasar yang digusur, dan amarah warga yang laporannya mandek di meja pejabat. RAGA lahir karena negara kadang telat hadir. Maka kami yang hadir,” tegas Ogi saat Syukuran 1 Tahun RAGA di Sekretariat RAGA, Ahad malam.
CAPAIAN 1 TAHUN RAGA:
- Advokasi Warga: Mengawal 50+ kasus pengaduan mulai dari sengketa tanah, PHK sepihak, hingga dugaan korupsi.
- Kontrol Sosial:Aktif menyorot kinerja penegak hukum dan pejabat publik yang lambat, termasuk kasus di Kejari Kota Bandung.
- Pemberdayaan: Menjadi ruang konsolidasi RT/RW, tokoh masyarakat, dan anak muda untuk merumuskan solusi.
“Tahun kedua, RAGA akan lebih galak. Kami tidak akan diam melihat pasar rakyat dialihfungsi, melihat hukum tumpul ke atas. RAGA adalah alarm. Kalau pejabat tidur, kami yang bangunin,” tambah Ogi yang juga Sekjen RASN (rumah aliansi sunda ngahiji) & pengurus bidang Pendidikan DPP XTC Indonesia.
RAGA mengundang seluruh elemen masyarakat untuk terus menjadikan sekretariat ini sebagai rumah bersama. “Dari warga, oleh warga, untuk warga. Ini bukan milik Ogi, ini milik rakyat,” tutupnya.
Acara Syukuran 1 Tahun RAGA dihadiri tokoh masyarakat, RT/RW, perwakilan ormas, dan puluhan warga. Ditutup dengan doa bersama untuk Bandung yang lebih adil.
1TahunRAGA #RumahAspirasiWarga
SELAMAT MILAD RAGA. SEJARAH DITULIS ORANG BERANI ✊🇮🇩
Budi Haryanto SE Wapemred





