Pesona Kebaya dan Semangat Emansipasi: Kecamatan Kedungreja Peringati Hari Kartini ke-147 dengan Khidmat

Cilacap ,Tribuntipikor.com
KEDUNGREJA – Nuansa tradisional yang anggun menyelimuti halaman kantor Kecamatan Kedungreja pada Selasa pagi (21/04). Ratusan perempuan dari berbagai elemen, mulai dari ASN, tenaga pendidik, perangkat desa, hingga penggerak PKK, berbaris rapi dalam balutan kebaya berwarna-warni untuk mengikuti Upacara Peringatan Hari Kartini ke-147 Tingkat Kecamatan Kedungreja.

Istri Doktor Supriyatno S.Pd.,M.M.Pd. Ibu Wasiyem ,S.Pd.,M.Pd.selaku inspektur upacara di peringat hari Kartini yang ke 147 tingkat kecamatan Kedungreja .

Peringatan tahun ini mengusung tema sentral mengenai penguatan peran perempuan dalam pembangunan kualitas keluarga dan masyarakat di era digital.
Simbol Keanggunan dan Ketegasan
Penggunaan busana adat tradisional dalam upacara ini bukan sekadar formalitas.

Hal ini dimaknai sebagai simbol bahwa perempuan Kedungreja mampu menjaga kelestarian budaya bangsa di tengah gempuran modernisasi, tanpa kehilangan taji dalam ranah profesional.

Istri Doktor Supriyatno ,S.Pd.,M.M.Pd Ibu Wasiyem ,S.Pd.M.Pd dalam sambutannya, memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para perempuan yang hadir.
“Hari ini kita melihat barisan yang luar biasa. Anggun secara penampilan, namun tangguh secara semangat. Sosok Kartini masa kini di Kedungreja adalah mereka yang tak lelah mengabdi, mulai dari mendidik anak di rumah hingga melayani masyarakat di kantor-kantor desa Mendidik anak Di sekolah dan kecamatan,” tegasnya.

Dinas pendidikan akan lebih
Memperkuat jejaring antar instansi di Kedungreja demi menciptakan lingkungan yang ramah perempuan dan anak.

Dukungan Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Kedungreja yang mengawal partisipasi para pendidik. Kehadiran unsur pendidikan menegaskan bahwa nilai-nilai Kartini harus terus ditanamkan sejak dini melalui institusi sekolah.

Acara diakhiri dengan doa bersama untuk kemajuan bangsa dan sesi dokumentasi yang penuh keakraban. Melalui momentum ini, Kecamatan Kedungreja berharap semangat “Habis Gelap Terbitlah Terang” terus menjiwai setiap gerak pembangunan di wilayah tersebut.

Korwil bralingmascakeb
Sugeng Rahmat

Pos terkait