Blora Jawa Tengah Tribuntipikor.com, // Hal tersebut rupanya belum membawa peruntungan terkait penambahan anggaran jalan rusak bagi Kabupaten Blora.
Padahal tingkat keluhan masyarakat Blora dominan tentang jalan rusak, bukan kebutuhan embung.
Plt Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora, Nizamudin Al Huda mengatakan bahwa Blora tahun ini tidak mendapatkan Bantuan Provinsi (Banprov) perbaikan jalan.
Padahal tahun sebelumnya kabupaten Blora masih mendapatkan 5 ruas jalan, dengan total anggaran mencapai Rp 30 miliar.
“Tahun ini dapat 3 embung, untuk jalan nihil. Tahun lalu masih dapat untuk perbaikan jalan,” katanya, Senin (2/3/2025).
la menjelaskan, setiap tahun pihaknya mengajukan permohonan terhadap perbaikan jalan di Kabupaten Blora ke Pemprov Jawa Tengah. Namun untuk tahun ini, Kabupaten Blora belum kebagian anggaran tersebut.
“Tiga embung yang akan dibangun itu ada di Wulung, Temulus Kecamatan Randublatung dan di Desa Adirejo Kecamatan Tunjungan. Total anggaran sekitar Rp 9 miliar,” ungkap Huda.
Banprov embung tersebut seperti yang baru saja diresmikan Ahmad Luthfi di Dukuh Nglawiyan, Kelurahan Karangjati, Blora, yang memiliki nominal anggaran Rp 8,5 miliar.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, DPUPR Blora tercatat memiliki anggaran Rp 60 miliar. Anggaran tersebut telah mencakup belanja pegawai serta kebutuhan operasional kantor.
Dari jumlah tersebut, alokasi terbesar berada pada bidang Bina Marga atau infrastruktur jalan, yakni sebesar Rp27 miliar. Selanjutnya, alokasi pembangunan gedung yang mencapai Rp14 miliar, yang digunakan mempersiapkan lahan sekolah rakyat tahap 2.
Selain itu, diperuntukan Sumber Daya Air (SDA) sebesar Rp1,9 miliar, Tata Ruang Rp1 miliar, pembangunan gedung Rp14 miliar, air minum Rp600 juta, serta sanitasi Rp500 juta.
“Belanja pegawai tercatat sebesar Rp13 miliar, dengan rincian Rp11 miliar untuk gaji pegawai dan sisanya untuk operasional kantor,” terang Huda.
Tribuntipikor.com biro_blora_(@_hiem)





