Kedatangan Kasum TNI di sambut wakil bupati Dr Deni lumbantoruan M.Eng di Bandara Silangit,

Tapanuli utara Tribun Tipikor
pemkap Taput dan Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., bersama Dandim 0210/Tapanuli Utara Letkol Kav Ronald Tampubolon, S.H., M.Han., menyambut kedatangan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon beserta rombongan di Bandara Sisingamangaraja XII Silangit, Kecamatan Siborongborong, Rabu (28/1/2026).

Kedatangan Kasum TNI beserta rombongan yang di jawakan tersebut merupakan bagian dari agenda kunjungan kerja dalam rangka peninjauan langsung progres pembaguan rumah huni yang di bagun penanganan pascabencana lalu di sejumlah wilayah bencan di Sumatera Utara, khususnya pada sektor infrastruktur dan pemukiman warga terdampak.

Turut hadir dalam rombongan, perwakilan dari Direktorat Jenderal Bina Marga dan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, yang dijadwalkan melakukan peninjauan ke beberapa lokasi strategis. Lokasi yang menjadi fokus peninjauan meliputi pembangunan hunian sementara (huntara), hunian tetap (huntap), serta pembangunan dan perbaikan ruas jalan yang sempat terputis dan jembatan di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Kabupaten Humbang Hasundutan.

Wakil Bupati Tapanuli Utara menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat melalui TNI dan Kementerian Pekerjaan Umum dalam percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana. Ia berharap sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI, dan kementerian terkait dapat terus diperkuat guna memastikan pembangunan infrastruktur berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Kunjungan ini menjadi bentuk nyata kehadiran dan kepedulian negara dalam memastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat terdampak,” ujar Wakil bupati Dr Deni lumbantoruan M.MEng di sela penyambutan.

Usai penyambutan, Kasum TNI beserta rombongan melanjutkan agenda kunjungan lapangan ke sejumlah titik terdampak bencana yang telah ditentukan untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan sekaligus melakukan evaluasi terhadap progres pembangunan yang sedang berlangsung.(p.s)

Pos terkait