Klarifikasi Damkartan Sumbawa: Petugas Sudah Bekerja Sesuai SOP, Kendala di Lapangan Dipicu Kurangnya Koordinasi Saat Pemadaman

Sumbawa Besar, NTB
tribuntipikor . Com – Kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah di Kecamatan Lenangguar, Kabupaten Sumbawa, beberapa waktu lalu sempat memicu berbagai spekulasi dan isu liar di tengah masyarakat.

Bahkan, muncul tudingan yang menyudutkan petugas pemadam kebakaran terkait penanganan peristiwa tersebut.
Menanggapi hal itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa memberikan klarifikasi bahwa seluruh personel yang diterjunkan ke lokasi telah bekerja sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Kepala Dinas Damkartan Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si, melalui Danpos dan Danru saat ditemui media pada Sabtu (14/06/2026), menegaskan bahwa petugas telah bergerak cepat begitu menerima laporan kebakaran dan langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas ke bangunan lain.

“Petugas kami sudah menjalankan tugas sesuai SOP yang berlaku. Namun di lokasi kejadian terdapat beberapa warga yang ikut mengambil alih atau mencoba mengoperasikan peralatan tanpa memahami prosedur dan cara kerja alat pemadam kebakaran. Kondisi tersebut sempat menyulitkan koordinasi di lapangan,” jelasnya.

Menurutnya, dalam situasi darurat kebakaran dibutuhkan komando yang jelas agar proses pemadaman berjalan efektif dan aman.

Keterlibatan masyarakat memang sangat penting, namun harus tetap mengikuti arahan petugas yang memiliki kompetensi dan tanggung jawab dalam operasi pemadaman.

Damkartan juga mengapresiasi tingginya kepedulian warga Lenangguar yang berupaya membantu menyelamatkan harta benda dan mengendalikan kobaran api.

Namun ke depan, masyarakat diimbau untuk memberikan ruang kepada petugas agar dapat bekerja secara maksimal sesuai prosedur keselamatan.

Kepala Dinas Damkartan H. Sahabuddin menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan evaluasi terhadap setiap penanganan kebakaran guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga memastikan seluruh armada dan personel tetap siaga dalam memberikan respons cepat terhadap berbagai kejadian kebakaran maupun penyelamatan di wilayah Kabupaten Sumbawa.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Kami berterima kasih kepada seluruh personel yang telah bekerja keras di lapangan serta kepada masyarakat yang ikut membantu.

Mari kita jadikan kejadian ini sebagai pelajaran agar koordinasi saat keadaan darurat dapat berjalan lebih baik,” ujarnya.

Peristiwa kebakaran di Lenangguar menjadi pengingat bahwa penanganan bencana membutuhkan sinergi antara petugas dan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik dan kepatuhan terhadap SOP, proses penyelamatan dapat berlangsung lebih cepat, aman, dan efektif sehingga risiko kerugian dapat diminimalisir.

( Irwanto )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *