Seminar Nasional dalam Rangka memperingati Hut BANI ke – 45

Arbitrase, sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Bisnis

Pontianak, tribuntipikor.com

Kalbar – Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) Kalbar 30/11 melaksanakan
Seminar Nasional, mengangkat tema,
“Arbitrase sebagai alternatif penyelesaian sengketa”.

Dalam wawancaranya Ketua BANI Kalbar Prof. Dr. Garuda Wiko, SH., M.Si. menjelaskan bahwa, kegiatan seminar yang dilaksanakan merupakan rangkaian HUT ke – 45 BANI.

Ia berharap lewat kegiatan yang dilaksanakan, BANI bisa tersosialisasikan secara umum kepada masyarakat, terutama kepada para pihak pengusaha.”Mudah-mudahan ini menjadi sarana untuk sosialisasi apa sih sebenarnya Arbitrase itu.” Jelasnya.

Dijelaskannya lebih lanjut bahwa Arbitrase adalah Forum sengketa bisnis, abitrase bisa membantu dunia usaha untuk menyelesaikan sengketa bisnis, Jika didalam kontrak-kontrak bisnis terjadi sengketa diantara para pihak.

“Jadi ini adalah Forum alternatif penyelesaian sengketa bisnis selain Pengadilan.” Jelasnya.

Menurut Garuda, tanggapan pihak pengusaha dengan adanya Forum abitrase ini sangat baik, “Tanggapan pihak pengusaha adanya BANI ini sangat baik, mereka sering berkomunikasi dengan kita.” Jelas pria yang juga menjabat sebagai Rektor Untan Pontianak.

Ditempat yang sama Gubernur Kalbar, yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur mengatakan bahwa Pemrov Kalbar sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan. Ia yakin BANI bisa lebih maju lagi, karena BANI memiliki tenaga Arbiter-Arbiter profesional yang tangguh sesuai dengan bidangnya.

Ia juga menyampaikan, pihaknya siap membantu BANI dalam hal ikut mensosialisasikan keberadaan BANI sebagai suatu badan alternatif penyelesaian sengketa bisnis kepada masyarakat terutama kepada para pengusaha.

Wakil Ketua Umum KADIN Bid. Hukum, Dhaniswara Harjono saat diminta tanggapannya terkait Arbitrase, ia mengatakan bahwa salah satu permasalahan yang dikhawatirkan para pengusaha adalah, masalah kepastian hukum dan kepastian berusaha.

Ia berharap para Arbiter haruslah orang yang mengerti dunia usaha, tidak hanya mengerti hukum saja. Disampaikannya bahwa saat ini negara kita sedang berusaha keras menarik para investor ke Indonesia, “Keluhan para investor adalah terkait kepastian hukum di negara kita ini.” Jelasnya.

Dhaniswara berharap BANI bisa membuka diri, bahwa Arbiter-Arbiter di BANI adalah Arbiter-Arbiter pilihan. “Karena ini adalah menyangkut masalah kepercayaan.” Jelasnya.

Terkait biaya berperkara, menurut Dhaniswara di BANI relatif lebih murah dibandingkan yang lain tandasnya.(RuN / tim.)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *