Plt Bupati Kuansing kecewa terhadap salah satu perusahaan sawit

Riau, tribuntipikor.com

Konflik perusahaan sawit dan masyarakat masih terjadi di Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Plt Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, kecewa karena pihak perusahaan menggali parit untuk membatasi akses masyarakat.
Suhardiman menyebut konflik lahan itu terjadi di Singingi Hilir antara masyarakat dan salah satu perusahaan. Dia meminta perusahaan tidak menggali parit selama konflik masih terjadi.

“Kita sudah surati pihak terkait (perusahaan), tapi mereka tetap melakukan penggalian parit di kebun masyarakat dengan pengawalan dari aparat,” kata Suhardiman Amby kepada wartawan, Kamis (2/12/2021).

Dia mengatakan surat itu dikirim dua kali, yaitu pada 4 dan 8 Oktober 2021. Dia meminta pihak perusahaan tidak membuat parit dan menumbangkan pohon sawit di lahan yang diklaim milik masyarakat.

“(Perusahaan) tidak melakukan kegiatan di wilayah konflik tanpa ada keputusan Pengadilan yang inkrah. Surat kita tidak diindahkan,” ujar Suhardiman.

Suhardiman juga mengirimkan surat kepada seluruh kepala desa di daerah konflik. Termasuk menutup akses jalan untuk perusahaan sampai ada penyelesaian.

“Kemarin sudah kita coba tutup jalan, tapi dibuka paksa,” tutur Suhardiman Plt Bupati Kuansing,F&G.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *