DIDUGA DEPOT PENGOLAHAN KAYU SOMEL DARI BAHAN BAKU SAMPAI BAHAN TELAH JADI TELAH MENGANGGU KETENANGAN WARGA SEKITAR LOKASI PENGOLAHAN

  • Whatsapp

Palembang, tribuntipikor.com

Tanggal 28/2/2021, dari laporan nara sumber,” sekitar lokasi jln.Jendral Basuki rahmat”kecamatan: Kemuning, kota Palembang (Sumsel), kami diganggu terus dengan bunyi mesin somel hampir tiap malam saya dengar suara mesin-mesin pengolahan yang berisik di kuping,
Kami warga tidak melarang pekerjaan tersebut tapi kan ada waktu-waktunya juga pak, sudah kayu nya menumpuk tinggi di pinggir jalan belum debu mesim katam nya yang beterbangan dilingkungan komplek warga sekitar,” ujar nya,
Setelah awak media tribun tipikor dapat laporan dari nara sumber sekitar, awak media langsung menyelidik untuk wawancara kepada pemilik depot dan pekerja tersebut buat konfirmasi.
Sangat di sayangkan pemilik depot pengolahan kayu tidak ada di tempat lokasi, hanya ada kariawan depot penjualan produk bahan baku dan bahan sudah jadi barang seperti pintu kusen jendela sampai bahan pesanan yang di inginkan konsumen nya.


Awak media tribun tipikor sempat bertanya sama karyawan dan pelanggannya, di sini kayu jenis-jenis apa saja bisa disiapkan tergantung pesanan mau kayu jenis apa saja ada, diduga depot pengolahan kayu punya H.Syukur, memiliki jenis kayu yang sangat sulit dan sukar di dapat apa lagi depot nya terletak di tengah-tengah kota.
Entah dari mana di dapat kayu jenis ulin dan kayu borneo dan macam-macam jenis lain nya sangat mudah masuk dan di perjual belikan, setelah kami konfirmasi sama pemiliknya melalui via telpon dan sms awak media tribun tipikor malah di tuduh sebagai media abal-abal atau media palsu.
Kami sebagai awak media tribun tipikor sanggat tersinggung oleh ucapan kata-kata pemilik depot penjualan kayu bahan sampai kayu sudah di olah jadi bentuk pesanan.
Karyawan (pekerja) depot pengolahan bahan baku kayu yang belum di bentuk menjadi olahan pesanan dari pintu konsen jendela yang terbuat dari kayu, di duga karyawan dan pekerja nya tidak di lengkapi dengan kartu kesehatan BPJS,(badan penyelenggara jaminan sosial) atau askes.
benda-benda yang sangat tajam seperti mesin pemotong kayu dan mesin-mesin lain nya yang berbentuk pisau yang sangat bahaya buat karyawan pekerjanya tersebut, seharus pemilik depot harus memikirkan juga supaya kary awannya harus dapat kartu kesehatan juga jaminan,(wahyudi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *