Ciamis, 20 Agustus 2026
tribuntipikor.com
Kegiatan yang di laksanakan di SMP N 1 Ciamis dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan RI ke 81 tahun ini, kami mengadakan beberapa lomba – lomba seperti biasa. Mungkin ada lomba untuk anak – anak, dan juga ada lomba untuk Bapak / Ibu Guru, yang akan di laksanakan selama 2 hari.
Diantara Hari Selasa tgl 18 Agustus 2026, itu acaranya di mulai dari upacara pembukaan, untuk melaksanakan kegiatan khusus untuk anak – anak.
Perlombaan nya seperti makan kerupuk, untuk tingkat 7,8,9.
Dan nanti finalnya adalah masing-masing masing tingkatan.
Lomba LCC ( Lomba Cerdas Cermat ) tentang kebangsaan, tentang rasa nasionalisme, untuk memupuk rasa nasionalisme di anak – anak.
Dan di lanjutkan dengan lomba tarik tambang,
lomba memindahkan air
Untuk perlombaan anak- anak, hadiah nya di ambil dari uang kas OSIS yg di kumpulkan dari kelas – kelas yang di akomodir oleh anak – anak.
Nantinya hadiah yang akan di bagikan insya Alloh berguna buat anak – anak di kelas.
Seperti sapu, kemoceng, sekop dan yang lain nya.
Untuk hari ke 2, Tgl 19 Agustus 2026, khusus untuk Bapak / Ibu Guru nya, kegiatan nya tetap melibatkan anak – anak.
Pertama pagi – pagi itu kegiatan jalan santai.
Jalan santai rutenya itu di sekitaran kota tapi tidak ada yang nyebrang.
Jadi dari sekolah muter ke Maleber, Tonjong, kejaksaan, belok kiri sampai ke sekolah lagi.
Selanjutnya lomba Bapak / Ibu Guru itu ada 3 mata lomba.
- Tebak lirik berkelompok, artinya yang di putar itu lagu Nasional. Yang di pilihkan oleh anak- anak.
- Lomba tebak gaya, tetap yang berperan anak – anak memilih satu gaya dan di peragakan oleh Bapak / Ibu Guru, kemudian menebak nya.
- Lomba kelereng sendok.
Semua hadiah nya juga dari kami – kami, yang kemarin mengusulkan buat dorprize lombaBapak / Ibu Guru itu membawa seharga Rp.10.000; minimalnya di bawahRp.10.000;
H. Asep Surur, M. M.P.d, berharap.
Dalam kegiatan ini semoga bisa menumbuhkan rasa nasionalisme ke anak – anak dan memupuk rasa patriotisme anak – anak.
Bisa berhubungan dengan mata pelajaran PKN. Mudah – mudahan anak – anak memiliki rasa nasionalisme yang tinggi bahwa perjuangan sampai mereka melaksanakan kegiatan ini, tidak serta Merta mudah seperti sekarang. Itu semua perjuangan sejarah nya dulu. Pungkasnya
Egi Jhont





