PARTAI GERAKAN RAKYAT TANCAP GASS!

Konsolidasi Diperkuat, 8 DPD NTB Disiapkan Menuju Deklarasi Agustus 2026

Mataram, NTB — TribunTipikor.com —
Partai Gerakan Rakyat (P-GR) NTB mulai tancap gas. Konsolidasi internal digencarkan untuk memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat daerah sebagai langkah menghadapi agenda besar Deklarasi Partai Gerakan Rakyat yang diwacanakan berlangsung pada Agustus 2026.

Rapat konsolidasi penguatan pengurus DPW Partai Gerakan Rakyat NTB tersebut digelar di Posko Gerakan Rakyat, Jalan R. Soejono A11, Lingkar Selatan, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memastikan mesin organisasi P-GR di NTB tidak hanya berdiri di atas kertas, tetapi benar-benar memiliki struktur dan perangkat yang siap bekerja.

Ketua DPW P-GR NTB, L. Mustakim Patawari, S.TP., M.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan struktur organisasi mulai dari DPW, DPD, DPC hingga DPR sebagai bagian dari persiapan menuju deklarasi.

«“Struktur harus diperkuat. Konsolidasi harus jalan. Jangan sampai deklarasi hanya menjadi seremoni tanpa kesiapan organisasi,” demikian garis besar pesan yang disampaikan dalam rapat tersebut.»

Kehadiran delapan DPD se-Nusa Tenggara Barat menjadi salah satu modal penting bagi DPW dalam mempercepat konsolidasi dan melengkapi berbagai kebutuhan administrasi serta dokumen kepengurusan.

Sekretaris DPW P-GR NTB, Drs. Jaelan, menegaskan bahwa soliditas dan kelengkapan struktur di tingkat daerah akan sangat membantu DPW dalam menuntaskan pekerjaan organisasi.

Menurutnya, semakin cepat struktur di daerah diperkuat dan kelengkapan berkas kepengurusan diselesaikan, semakin siap pula P-GR NTB menghadapi agenda deklarasi.

BUKAN SEKADAR NAMA, MESIN POLITIK HARUS HIDUP

Konsolidasi ini sekaligus menjadi ujian awal bagi Partai Gerakan Rakyat NTB. Sebab, membangun partai bukan sekadar memasang nama dan membentuk kepengurusan, tetapi membutuhkan struktur yang solid, kader yang bergerak, serta konsistensi kerja di lapangan.

Dengan delapan DPD yang hadir, DPW P-GR NTB kini memiliki pekerjaan rumah besar: memastikan konsolidasi tidak berhenti di ruang rapat, tetapi bergerak hingga ke akar rumput.

Deklarasi boleh menjadi target. Namun, kekuatan sesungguhnya akan ditentukan oleh seberapa solid mesin organisasi bekerja setelah deklarasi.

Partai Gerakan Rakyat NTB kini memilih satu sikap: tancap gas, rapikan barisan, perkuat struktur, dan buktikan bahwa gerakan politik tidak cukup hanya dengan retorika.
(.Irwanto )

Pos terkait