Sumbawa Besar NTB
tribuntipikor . Com – Sumbawa bersiap menjadi lautan jamaah. Dalam rangka Milad ke-10, Pesantren Modern Internasional (PMI) Dea Malela akan menggelar Tabligh Akbar dengan menghadirkan dai nasional Ustadz Adi Hidayat (UAH) sebagai penceramah utama pada Sabtu, 11 Juli 2026, pukul 20.00–22.00 WITA di Masjid Agung Nurul Huda, Sumbawa Besar.
Kehadiran Ustadz Adi Hidayat dipastikan menjadi magnet besar bagi masyarakat. Ribuan jamaah dari berbagai daerah di Pulau Sumbawa diperkirakan memadati Masjid Agung Nurul Huda untuk mengikuti majelis ilmu yang menjadi puncak peringatan satu dekade perjalanan PMI Dea Malela.
Pesantren yang berdiri di Dusun Pemangong, kawasan Olat Utuk, sekitar 40 kilometer di selatan Sumbawa Besar itu didirikan oleh tokoh nasional M. Din Syamsuddin. Selama sepuluh tahun, PMI Dea Malela dikenal konsisten membangun pendidikan Islam yang memadukan nilai-nilai Al-Qur’an, karakter, dan wawasan global.
Mengusung tema “Satu Dekade Membangun Generasi Qur’an, Berkarakter, dan Mendunia,” peringatan milad ini menjadi penegasan komitmen pesantren dalam melahirkan generasi muslim yang berakhlak, berprestasi, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Acara akan diawali sambutan dari Pengasuh PMI Dea Malela, M. Din Syamsuddin, serta Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot. Sejumlah unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, alumni, wali santri, hingga masyarakat umum dijadwalkan turut menghadiri kegiatan tersebut.
Ketua panitia menegaskan, kehadiran Ustadz Adi Hidayat merupakan bagian dari ikhtiar menghadirkan majelis ilmu yang berkualitas bagi masyarakat. Tausiyah yang disampaikan diharapkan mampu memperkuat keimanan, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, sekaligus membangkitkan semangat membangun pendidikan Islam yang unggul.
Milad ke-10 PMI Dea Malela tidak hanya menjadi seremoni peringatan hari jadi, tetapi juga momentum refleksi atas perjalanan pesantren dalam memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan pembinaan umat. Berbagai rangkaian kegiatan telah disiapkan sebagai bentuk rasa syukur atas capaian pesantren selama satu dekade.
Panitia mengundang seluruh masyarakat Sumbawa dan sekitarnya untuk menghadiri Tabligh Akbar ini. Momentum tersebut diharapkan menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menimba ilmu dari salah satu dai terkemuka Indonesia yang dikenal luas dengan kajian Al-Qur’an dan hadis yang mendalam.
( Irwanto )





