Sumbawa Besar, NTB
tribuntipikor .Com – Kedatangan Panglima Korps Marinir, Endi Supardi, ke Kabupaten Sumbawa bukan sekadar kunjungan kerja biasa.
Momentum ini menjadi penegasan bahwa Sumbawa kini semakin diperhitungkan sebagai kawasan strategis dalam peta pertahanan nasional Indonesia.
Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasruddin, kepada media ini 08/06/2026 , menjelaskan , menyambut positif kunjungan tersebut dan menilai pengembangan Yonif 16 Marinir akan membawa dampak besar, tidak hanya bagi sektor pertahanan, tetapi juga bagi percepatan pembangunan daerah.” Jelasnya.
Menurut Nanang, kehadiran satuan Marinir yang lebih kuat di Pulau Sumbawa merupakan investasi strategis negara dalam memperkuat ketahanan nasional sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
“Penguatan pertahanan harus berjalan seiring dengan percepatan pembangunan. Kehadiran dan pengembangan Yonif 16 Marinir akan memberikan efek berantai terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan infrastruktur, pembukaan lapangan kerja, hingga penguatan stabilitas daerah,” tegas Nanang.
Kunjungan Panglima Korps Marinir yang diawali dengan audiensi bersama Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan jajaran Forkopimda juga membahas peninjauan serta serah terima hibah lahan untuk pengembangan Yonif 16 Marinir.
Bagi DPRD Sumbawa, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi besar dalam memperkuat posisi Sumbawa sebagai gerbang pertahanan kawasan timur Indonesia.
Dengan letak geografis yang strategis, Sumbawa dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional.
Nanang menegaskan, DPRD siap memberikan dukungan politik dan kebijakan terhadap program-program strategis yang berdampak langsung pada keamanan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami mendukung penuh sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ketahanan nasional yang kuat akan menciptakan iklim investasi yang sehat, mempercepat pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Sementara itu, Panglima Korps Marinir, Letjen TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, melakukan peninjauan terhadap rencana pengembangan Yonif 16 Marinir sebagai bagian dari upaya memperkuat postur pertahanan negara di wilayah timur Indonesia.
Kehadiran unsur TNI, pemerintah daerah, DPRD, serta berbagai instansi terkait dalam penyambutan tersebut menjadi bukti kuat bahwa pembangunan sektor pertahanan bukan hanya tanggung jawab militer, melainkan agenda bersama untuk menjaga keamanan sekaligus mendorong kemajuan daerah.
Kunjungan Panglima Korps Marinir ke Sumbawa menjadi pesan tegas bahwa daerah ini kini tidak hanya dipandang sebagai wilayah penyangga, tetapi telah berkembang menjadi salah satu titik strategis pertahanan nasional yang memiliki peran penting dalam menjaga kedaulatan NKRI dan mengakselerasi pembangunan daerah.
( Irwanto )





