Kuningan| Tribun Tipikor.com
Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan kembali menorehkan prestasi di bidang kesehatan masyarakat dengan menerima apresiasi dari Direktorat Imunisasi Kementerian Kesehatan RI atas capaian program surveilans penyakit menular sepanjang tahun 2025. Penghargaan tersebut diberikan karena Kabupaten Kuningan berhasil memenuhi target nasional dalam pengawasan kasus Polio dan Campak-Rubella.
Keberhasilan itu ditandai dengan tercapainya indikator Non-Polio Acute Flaccid Paralysis (NP-AFP) Rate di atas 3 per 100.000 penduduk usia di bawah 15 tahun, serta Discarded Campak-Rubella Rate di atas 2 per 100.000 penduduk pada tahun 2025.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dr. H. Edi Martono, MARS, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh jajaran tenaga kesehatan, puskesmas, rumah sakit, hingga dukungan masyarakat dalam memperkuat sistem deteksi dini penyakit menular.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas surveilans dan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam mendukung program nasional eradikasi polio dan eliminasi campak-rubella,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program surveilans AFP dilakukan dengan cara menemukan kasus kelumpuhan layu mendadak pada anak usia kurang dari 15 tahun, kemudian dilakukan pengambilan sampel dan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan kasus tersebut bukan disebabkan virus polio.
Sementara itu, surveilans campak dilakukan melalui pemantauan kasus suspek campak dengan gejala demam dan ruam. Setiap kasus kemudian diperiksa secara laboratoris untuk memastikan apakah termasuk campak, rubella, atau bukan keduanya.
Menurut Edi Martono, keberhasilan surveilans menjadi bagian penting dalam mendukung target pemerintah pusat untuk mempertahankan status bebas polio serta menekan penyebaran campak dan rubella di Indonesia.
Selain memperkuat surveilans, Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan juga terus mengoptimalkan cakupan imunisasi dasar lengkap bagi balita sebagai langkah preventif utama dalam melindungi masyarakat dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
Dengan capaian tersebut, Kabupaten Kuningan dinilai berhasil menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendukung program prioritas Kementerian Kesehatan RI di tingkat daerah.
( andri hdw )





