KAB,TASIKMALAYA.JABAR.–Pi news Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPUTRLH) terus memacu pembangunan infrastruktur pertanian.
Salah satunya adalah proyek Pengembangan dan Pengelolaan Sistem Irigasi Primer dan Sekunder di Desa Cigadog, Kecamatan Leuwisari, yang saat ini pengerjaannya telah menyentuh angka 70 persen.Senin (15/06/2026).
Proyek yang didanai oleh APBD Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak Rp. 229.726.000 ini ditargetkan rampung dalam waktu 90 hari kalender. Dengan dibangunya saluran irigasi ini diproyeksikan mampu mengoptimalkan pasokan air bagi lahan pertanian di kawasan sekitarnya.
Pihak pelaksana dari CV Bima Bintang Perkasa menyatakan optimismenya bahwa proyek ini akan selesai sesuai dengan target yang telah ditentukan tanpa mengurangi kualitas bangunan.
”Saat ini progres fisik di lapangan sudah mencapai kisaran 70 persen. Struktur utama dinding penahan dan saluran beton sudah sebagian besar terpasang dengan baik menggunakan bekisting kayu yang kokoh. Kami terus memacu pekerja di lapangan agar proyek ini selesai tepat waktu, tepat mutu, dan tentunya dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja (K3),” ujar Robi pihak pelaksana dari CV. Bima Bintang Perkasa saat dikomfirmasi awak media dilokasi proyek.
Pembangunan saluran irigasi ini disambut dengan antusiasme yang tinggi oleh warga, khususnya para petani di Desa Cigadog.
Pasalnya, selama ini akses air yang stabil menjadi kunci utama keberhasilan panen mereka.
Salah seorang warga sekaligus petani setempat mengungkapkan rasa syukurnya atas realisasi proyek ini.
”Kami warga Desa Cigadog sangat senang dan berterima kasih kepada pemerintah serta pihak pelaksana,selama ini kami sangat mendambakan aliran air yang lancar dan permanen seperti ini,kalau irigasinya bagus, kami yakin hasil panen padi ke depannya akan jauh lebih meningkat dan tidak akan kesulitan air lagi saat musim kemarau,” Ungkapnya dengan penuh semangat.
Dengan sisa waktu pelaksanaan yang ada, pengerjaan di lapangan terus dikebut. Sinergi yang baik antara pihak kontraktor, dinas terkait, dan dukungan penuh dari masyarakat Cigadog menjadi faktor utama lancarnya pembangunan infrastruktur vital ini.Dudi





