Kuningan|Tribun Tipikor.com
Pemerintah Kabupaten Kuningan terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di sektor pangan rumah tangga. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan fasilitasi Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) yang digelar di Wisma Permata, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan itu menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam membangun sistem keamanan pangan yang lebih baik, sekaligus mendorong produk UMKM lokal agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Acara dibuka langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., yang menegaskan pentingnya penguatan standar mutu dan keamanan pangan sebagai fondasi utama pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis UMKM.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dr. H. Edi Martono, MARS bersama tim hadir sebagai narasumber dan memberikan pemaparan mengenai kebijakan serta regulasi terkait SPP-IRT. Materi yang disampaikan mencakup standar keamanan pangan, proses perizinan, hingga pentingnya legalitas produk dalam meningkatkan kepercayaan konsumen.
Menurutnya, sertifikasi SPP-IRT tidak hanya menjadi instrumen administratif, tetapi juga bentuk perlindungan terhadap masyarakat sebagai konsumen sekaligus penguatan kapasitas pelaku usaha pangan rumahan.
“Keamanan pangan harus menjadi budaya dalam setiap proses produksi. Dengan sertifikasi yang baik, produk UMKM akan memiliki nilai tambah dan peluang pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari para peserta yang berasal dari berbagai pelaku usaha pangan rumah tangga di Kabupaten Kuningan. Mereka menilai pembinaan dan edukasi seperti ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman terhadap standar produksi pangan yang aman, higienis, dan sesuai regulasi.
Melalui program fasilitasi ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap produk pangan lokal tidak hanya mampu memenuhi standar kesehatan dan keamanan, tetapi juga semakin kompetitif di tingkat regional maupun nasional.
( andri hdw )





