Kota Bandung Tribun Tipikorcom penyelenggaraan pendidikan menengah. Apresiasi ini sejalan dengan fungsi Disdik Jabar untuk melakukan pembinaan, pengawasan, dan penghargaan terhadap satuan pendidikan yang menunjukkan kinerja baik.
Kepala SMAN 19 dinilai konsisten menjalankan manajemen sekolah berbasis mutu sesuai Standar Nasional Pendidikan. Mulai dari perencanaan program kerja sekolah, pengelolaan kurikulum Merdeka, hingga evaluasi pembelajaran dilakukan secara sistematis. Koordinasi dengan komite sekolah dan orang tua murid juga berjalan intensif agar program sekolah mendapat dukungan luas.
Jajaran pendidik di SMAN 19 menunjukkan komitmen profesional dalam proses pembelajaran. Guru-guru aktif mengikuti pelatihan IKM, platform Merdeka Mengajar, dan program peningkatan kompetensi yang difasilitasi Disdik Jabar. Hasilnya terlihat dari peningkatan kualitas RPP, penggunaan media ajar digital, dan penerapan asesmen formatif-summatif yang terukur.
Di bidang kesiswaan, kepala sekolah bersama wakil kepala bidang kesiswaan berhasil membangun budaya sekolah yang kondusif. Program karakter, ekstrakurikuler, dan kegiatan OSIS berjalan aktif. Prestasi siswa di tingkat kota, provinsi, bahkan nasional dalam bidang akademik, olahraga, seni, dan sains menjadi bukti pembinaan yang konsisten.
Layanan administrasi dan tata usaha SMAN 19 juga berjalan tertib. Pengelolaan BOS, DAK, dan bantuan pemerintah lainnya dilaporkan transparan sesuai juknis. Kepala sekolah memastikan tidak ada pungutan liar dan setiap layanan administrasi akademik berjalan cepat, ramah, dan bebas biaya siluman.
Disdik Jabar mencatat bahwa SMAN 19 aktif dalam program sekolah penggerak dan kolaborasi dengan perguruan tinggi. Kemitraan dengan kampus, dunia usaha, dan industri dipakai untuk program PKL, seminar karir, dan penguatan vokasi. Hal ini membantu lulusan lebih siap melanjutkan ke perguruan tinggi dan dunia kerja.
Pemanfaatan sarana prasarana sekolah dikelola optimal. Laboratorium IPA, laboratorium komputer, perpustakaan, dan ruang kelas dijaga fungsinya. Kepala sekolah bersama tim sarana prasarana rutin melakukan perawatan dan pengusulan perbaikan ke Disdik Jabar agar proses belajar mengajar tidak terganggu.
Program inovasi sekolah menjadi nilai tambah. SMAN 19 mengembangkan proyek penguatan profil pelajar Pancasila, green school, dan literasi digital. Inovasi ini mendapat pendampingan dari pengawas pembina dan menjadi contoh praktik baik bagi sekolah lain di wilayah Cabang Dinas Pendidikan setempat.
Komunikasi dengan Disdik Jabar melalui Cabang Dinas Pendidikan berjalan baik. Setiap kebijakan, edaran, dan program provinsi ditindaklanjuti cepat oleh kepala sekolah dan disosialisasikan ke guru, siswa, dan orang tua. Respons cepat terhadap aduan masyarakat juga menjadi indikator pelayanan publik yang baik.
Dengan capaian tersebut, Disdik Provinsi Jawa Barat tahun 2026 memberikan apresiasi kepada Kepala SMAN 19 beserta seluruh jajaran pendidik. Apresiasi ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan, mencetak lulusan berkarakter, dan berkontribusi pada visi Jabar Juara Lahir Batin
Budi Haryanto SE
Wapemred.





