DPW IJEN Sumut Minta Pangdam l/Bukit Barisan Tertibkan Oknum Yang Memembeck up PETI Di Madina

Madina, Sumut

Dalam Beberapa Minggu Terakhir ini Pemberitaan Terkait beberapa Oknum TNI yang di duga turut terlibat langsung atau pasang badan untuk membackup kegiatan Pertambangan Emas Tanpa Ijin PETI di Kabupaten Mandailing Natal sangat Viral dan sudah jadi bahan perbincangan di kalangan masyarakat Mandailing Natal

Seperti yang di ungkapkan salah seorang masyarakat kecamatan lingga bayu kepada Ismed Harahap Ketua DPW IJEN Sumut Senin 4/05/26 Via WA jelas terdengar dalam rekaman audio yang dikirim bahwa Para pelaku PETI di kecamatan Batang Natal dan Kecamatan Lingga Bayu memberikan setoran uang kepada beberapa oknum TNI yang di duga sebagai pengaman atau Payung dalam dalam praktek kegiatan yang bertentangan dengan Hukum tersebut

Ketua DPW IJEN Sumut Ismed Harahap mengatakan,Kegiatan Pertambangan Emas Tanpa Ijin PETI adalah salah satu bentuk Ilegal Mining yang sudah jelas bertentangan dengan Hukum,dan sudah jelas kita ketahui bahwa Presiden Indonesia Bapsk Prabowo Subianto tidak akan mentolerir bagi siapun setiap anggota TNI maupun Polri yang terlibat dalam kegiatan tersebut diatas dan begitu juga Panggil TNI Jenderal Agus Subiyanto , telah berjanji akan memecat langsung Oknum Oknum TNI Yang terlibat dalam kegiatan Pertambangan Emas Tanpa Ijin PETI

Ismed Harahap juga menyampaikan demi untuk membersihkan nama baik TNI kita meminta kepada Pangdam l/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendi Antariksa sebelum masalah ini mencuat ke Istana Presiden atau pun ke Panglima TNI,agar segera menertibkan oknum TNI yang di duga menjadi beck up PETI di seluruh kabupaten Mandailing Natal dan apabila nanti terbukti supaya memberikan sangsi sesuai dengan Hukum yang berlaku

Seharusnya TNI dan Rakyat bersama sama di dalam hal kebaikan demi membangun Daerah Kabupaten Mandailing Natal yang lebih maju dan Tertib serta Kondusif bukan malah sebaliknya yaitu merongrong, atau turut mengambil bagian dalam hasil bumi Kabupaten Mandailing Natal yang ilegal yang di duga akan menimbulkan masalah besar nanti, “pungkasnya”.

Tim

Pos terkait