Ciamis 17 April 2026
tribuntipikor.com
SMP N Satu Atap 1 Sukamantri ikut melaksanakan Tes Kemampuan Akademik ( TKA ) SMP 2026 bareng semua SMP negeri/swasta se-Indonesia. Jadwalnya nasional, jadi sama Pelaksanaannya dengan sekolah lain.
SMP N Satu Atap 1 Sukamantri yang berdiri sejak dari tanggal 24 Oktober 2007 yang beralamat di Jl. Tenggerharja Kecamatan Sukamantri Kab. Ciamis dengan predikat Akreditasi ( B )
Kepala Sekolah SMP N Satu Atap 1 Sukamantri Maman Royandi,S.Pd.,M.Pd. Menyampaikan Ketika di wawancarai awak media dari tribun tipikor di Ruang Kerjanya Menuturkan dalam program Kegiatan Jadwal TKA SMP 2026 yang berlaku di SMP N Satu Atap 1 Sukamantri Kegiatannya dilaksanakan di sesi gelombang Kedua selama 2 hari yang di ikuti oleh seluruh siswa kelas 9 sebanyak 55 orang siswa yaitu pada Hari Senin dan Selasa tanggal 6 dan 7 april 2026
Adapun Mata pelajaran yang diujikan adalah Matematika dan Bahasa Indonesia.
Menurut Maman Royandi,S.pd.,M.Pd.
- TKA bukan penentu kelulusan, tapi buat rapor mutu sekolah dan bisa dipakai daftar SMA/SMK jalur prestasi
- Pendaftaran kolektif lewat operator sekolah. Siswa kelas 9 SMP N Satu Atap 1 Sukamantri tinggal pastikan NISN & NIK di Dapodik sudah benar sebelum 28 Feb 2026
- Ada Surat Edaran Himbauan Pelaksanaan TKA Gelombang 3 dan 4 Tahun 2026 dengan 3 poin penting yang wajib dipahami sekolah.
SMP N Satu Atap 1 Sukamantri dalam Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMP 2026 berlangsung serentak pada 6-16 April 2026, dengan fokus pemetaan kemampuan akademis siswa. Ujian ini tidak wajib, tidak menentukan kelulusan, dan dilakukan berbasis komputer. Hasil sementara menunjukkan adanya ketertinggalan dalam kemampuan matematika yang perlu perbaikan.
Kemendikdasmen mempunyai Tujuan dalam TKA yaitu Sebagai instrumen evaluasi nasional untuk mengukur capaian akademik individu murid secara riil, bukan hasil akhir kelulusan.
Evaluasi Pelaksanaan untuk mendorong evaluasi hasil TKA SMP dalam perbaikan persiapan TKA jenjang SD yang dijadwalkan pada 20-30 April 2026 walaupun ada Kendala Beberapa wilayah, termasuk di SMP N Satu Atap 1 Sukamantri menurut Maman Royandi,S.Pd.,M.Pd. sempat mengalami kekawatiran kendala dalam server internet yang buruk , namun secara umum pelaksanaan masih bisa berjalan,imbuhnya.
Menurut Maman Royandi selaku sebagai KetuaKomisariat 2 juga sebagai Kepala Sekolah SMP N Satu Atap 1 Sukamantri mempunyai Tujuan dan Harafan dalam program kegiatan yang diadakan dalam Tes Kemampuan Akademik 2026 Sebagai asesmen nasional dari Kemendikdasmen menurut Maman Royandi,S.P.d.,M.Pd. untuk mengukur literasi membaca & numerasi serta Survei siswa kelas akhir. Pengganti UN, tapi sifatnya beda. TKA bukan penentu lulus/tidak lulus.
Tujuan TKA yaitu :
- Jadi alat pemetaan capaian akademik sekolah secara nasional dalam kualitas Raport
- Menyeimbangkan penilaian sekolah biar lebih objektif dalam validasi nilai raport
- Hasilnya bisa dipakai buat PPDB SMA/SMK jalur prestasi dan jalur masuk PTN
- Semua siswa kelas 9 SMP N 3 Panawangan yang datanya valid di Dapodik hasilnya jadi pertimbangan resmi seleksi. Jadi kalau nggak ikut, bisa kehilangan peluang di jalur prestasi
- berbasis literasi-numerasi. Bukan hafalan,tuturnya ( 15/04/2026 )
Adapun Harafan Maman Royandi,S.Pd.,M.Pd. Selaku Sebagai Ketua Komisariat 2 Sekaligus sebagai Kepala SMP N Satu Atap 1 Sukamantri juga Mempunyai Harafan Sehubungan dengan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP Tahun 2026 yang akan dilaksanakan pada tanggal 6 s.d. 16 April 2026, bersama ini kami sampaikan beberapa kendala yang dihadapi agar Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis dan institusi terkait dapat kiranya memberikan Permohonan bantuan dan bisa mempertimbangkan juga mengabulkannya,Karena :
- SMP N Satu Atap 1 Sukamantri sebagai Satuan pendidikan dengan karakteristik sekolah Satu Atap dengan Faktor Geografis juga Domisili peserta didik tersebar dengan jarak tempuh ke sekolah yang cukup jauh dari rumahnya, sehingga menjadi kendala pada saat pelaksanaan simulasi, gladi bersih, dan ujian utama.
- Keterbatasan Infrastruktur IT Sekolah Berupa unit komputer/laptop yang kurang dalam jumlahnya sehingga dapat menghambat proses TKA untuk Peserta didik yang harus bergantian dalam pemakaian komputer nya.
- Koneksi server internet harus di perkuat di lingkungan sekolah yang karena kendala terkadang tidak stabil, pungkasnya Egi Jhont




