Puskesmas Tompobulu Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima di Tengah Keterbatasan

Gowa.Tribuntipikor.com. Kepala UPT Puskesmas Tompobulu, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Salawaty, S.ST.menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat tanpa membedakan status pasien.
hal tersebut disampaikan Salawaty saat ditemui wartawan, Jumat (10/4/2026). Ia menuturkan bahwa seluruh jajaran puskesmas terus berupaya menghadirkan pelayanan yang optimal sesuai dengan motto “Melayani dengan Hati”.

“Selama ini kami selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat yang berkunjung ke puskesmas tanpa membeda-bedakan status pasien.

Slaian itu, kami juga berkomitmen memberikan pelayanan prima sesuai motto kami, ‘Melayani dengan Hati’,” ujarnya.

Salawaty menjelaskan bahwa Puskesmas Tompobulu termasuk dalam kategori puskesmas di wilayah terpencil. Kondisi geografis yang cukup menantang serta keterbatasan infrastruktur, baik sarana maupun prasarana, menjadi tantangan tersendiri, termasuk dalam pemenuhan tenaga medis.

Meski demikian, pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan masyarakat. Salah satunya melalui pemberian edukasi dan arahan kepada pasien yang datang berobat, baik dari dalam wilayah maupun luar wilayah kerja puskesmas.
“Kami terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kepuasan masyarakat, termasuk memberikan edukasi kepada pasien agar mereka lebih memahami kondisi kesehatan dan langkah penanganannya,” tambahnya.

Dalam hal ketersediaan obat dan bahan medis habis pakai (BMHP), Salawaty memastikan bahwa pihak puskesmas secara rutin melakukan pemantauan serta penguatan manajemen rantai pasok. Hal ini meliputi proses perencanaan, pengadaan, penyimpanan hingga distribusi obat.

Selain itu, koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak Pedagang Besar Farmasi (PBF) juga terus ditingkatkan guna memastikan distribusi obat berjalan lebih efisien. Puskesmas juga memiliki mekanisme pengajuan tambahan obat ke Dinas Kesehatan apabila terjadi kekurangan stok.
“Jika terjadi kekurangan obat, kami segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan hal tersebut selama ini dapat diselesaikan dengan baik. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Mengakhiri pernyataannya, Salawaty berharap dukungan dari berbagai pihak agar pelayanan kesehatan di wilayah Tompobulu dapat terus ditingkatkan, meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan.

“Dengan kerja sama semua pihak, kami optimistis pelayanan kesehatan di wilayah ini akan semakin baik ke depannya,” pungkasnya.( Ucok Haidir )

Pos terkait