Sumbawa Barat, NTB
tribuntipikor .Com — Memasuki H+3 Idul Fitri 1447 H, denyut arus balik di Pelabuhan Poto Tano mulai menggeliat. Ribuan pemudik tampak memadati kawasan pelabuhan, namun situasi tetap terkendali dan terpantau lancar tanpa antrean panjang yang berarti.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan kesiapan penuh armada untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Sebanyak 24 kapal disiagakan, dengan 10 armada aktif beroperasi setiap hari ,
masing-masing 5 kapal dari lintasan Pelabuhan Kayangan dan 5 dari Poto Tano.
General Manager ASDP Kayangan, Erlisatya, menegaskan bahwa kelancaran arus balik tidak lepas dari strategi operasional yang diterapkan di lapangan.
“ASDP menerapkan pola Tiba, Bongkar, Berangkat (TBB) untuk memangkas waktu tunggu. Kapal datang langsung bongkar muatan dan segera berangkat kembali tanpa jeda panjang,” ujarnya, Senin (23/03).
Tak hanya itu, sistem tiket digital melalui aplikasi Ferizy menjadi kunci menghindari penumpukan dan praktik percaloan. Pengguna jasa diminta membeli tiket jauh hari sebelum keberangkatan karena penjualan langsung di pelabuhan telah ditiadakan.
Pantauan di lapangan pada pukul 17.00 WITA menunjukkan aktivitas padat namun tetap tertib. Area parkir dan kantong penyangga kendaraan terisi, didominasi pemudik roda dua yang hendak menyeberang menuju Lombok.
Lonjakan arus balik diperkirakan akan terus meningkat dalam dua hari ke depan, seiring mendekati puncak pergerakan masyarakat pasca-Lebaran. Meski demikian, dengan kesiapan armada dan sistem yang diterapkan, ASDP optimistis pelayanan tetap berjalan cepat, aman, dan tanpa hambatan berarti.
( Irwanto )





