Dinkes Kuningan Perkuat Persiapan Kesehatan Calon Jemaah Haji 1448 H/2027

Kuningan – Tribun Tipikor.com

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kuningan memperkuat layanan pemeriksaan dan pembinaan kesehatan bagi calon jemaah haji sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi.
Program tersebut diarahkan untuk memastikan calon jemaah haji memiliki kesiapan kesehatan yang memadai sebelum menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci. Layanan kesehatan dilaksanakan melalui fasilitas Puskesmas dan RSUD Kabupaten Kuningan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dr. H. Edi Martono, MARS, menegaskan bahwa kesiapan kesehatan merupakan bagian penting dalam persiapan calon jemaah haji. Kondisi fisik dan kesehatan perlu diketahui sejak awal agar calon jemaah dapat memperoleh penanganan maupun pembinaan sesuai kebutuhan.

Rangkaian layanan Istithaah Kesehatan Haji dilakukan secara bertahap. Tahap pertama berupa pemeriksaan dasar atau awal di Puskesmas. Pemeriksaan mencakup sejumlah aspek kesehatan, antara lain pemeriksaan fisik, anamnesis, kognitif, mental, serta kemampuan aktivitas sehari-hari atau Activity Day Living (ADL).

Calon jemaah yang menjalani pemeriksaan diharapkan membawa FC KTP dan nomor porsi atau bukti setoran awal, sesuai ketentuan pelayanan yang ditetapkan.

Selanjutnya, calon jemaah yang membutuhkan pemeriksaan penunjang akan diarahkan ke rumah sakit untuk menjalani rontgen, pemeriksaan EKG, dan laboratorium. Untuk pemeriksaan laboratorium, calon jemaah diminta membawa surat rujukan dari Puskesmas dan melakukan persiapan sesuai ketentuan, termasuk persiapan puasa minimal 10 jam sebelum pengambilan sampel darah.

Tahap berikutnya adalah pemeriksaan lanjutan dan/atau evaluasi pengobatan bagi calon jemaah yang memerlukan tindak lanjut berdasarkan hasil pemeriksaan serta arahan dokter atau petugas Puskesmas.

Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan dan evaluasi kesehatan selesai dilakukan, Berita Acara Istithaah Kesehatan diterbitkan sebagai bagian dari proses penetapan kondisi kesehatan calon jemaah haji.

Melalui layanan tersebut, Dinkes Kuningan mendorong calon jemaah untuk mempersiapkan kondisi kesehatan sejak dini. Kesiapan fisik diharapkan dapat mendukung calon jemaah menjalani perjalanan dan rangkaian ibadah haji secara lebih aman, nyaman, serta optimal.

Pesan layanan tersebut dirangkum dalam semangat KATAJI: Ikhlas, Amanah, Profesional, Taat, Jihad, dengan slogan “Tugasku Ibadahku.”
Dengan demikian, pemeriksaan kesehatan bukan sekadar tahapan administratif, melainkan bagian dari upaya mempersiapkan calon jemaah agar mampu menjalankan ibadah haji dengan kondisi kesehatan yang terpantau dan memperoleh penanganan sesuai kebutuhan.

andri hdw

Pos terkait