Gegap Gempita Di Bumi Perkemahan Bonto Sapiri Kec.Bantaeng.

Bantaengtribuntipikor.com

Senin 10 Agustus 2026 telah dilangsungkan perkemahan Pramuka yang dipusatkan di Bonto sapiri kecamatan Bantaeng yang dihadiri oleh plt. Sekertaris Daerah Kabupaten Bantaeng Dr.H.Muhammad Tafsir P.M.AP dan Para pemangku Panji Kebaikan serta para Undangan.
Gerakan Pramuka ini menjadi salah satu wadah yang dapat memberikan pembelajaran tersebut secara langsung. Dalam kegiatan perkemahan, peserta tidak hanya mengikuti kegiatan seremonial, tetapi juga belajar mengatur waktu, menjaga kebersihan, menaati aturan, bekerja dalam kelompok, serta menyelesaikan tugas bersama.
Hal tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi peserta didik karena mereka belajar menghadapi berbagai situasi secara langsung.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara sekolah, pembina Pramuka, pemerintah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung pembentukan karakter anak-anak.
Bertepatan dengan Hari Pramuka ke-65 telah
dilaksanakan perkemahan di Bonto sapiri Kecamatan Bantaeng menjelang puncak peringatan Hari Pramuka ke-65 yang diperingati secara nasional pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”
Tema tersebut menegaskan pentingnya peran Gerakan Pramuka dalam mendukung pembangunan bangsa, termasuk dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap ketahanan dan swasembada pangan.
Gerakan Pramuka diharapkan tidak hanya menjadi organisasi yang mengajarkan kedisiplinan dan keterampilan dasar, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta mengambil bagian dalam berbagai tantangan pembangunan nasional.

Tema tersebut juga menekankan transformasi Gerakan Pramuka agar semakin modern, profesional, dan memiliki komitmen dalam mendukung ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Nilai tersebut dapat ditanamkan sejak dini melalui berbagai kegiatan yang melibatkan peserta didik. Anak-anak dapat diperkenalkan dengan pentingnya menjaga lingkungan, memanfaatkan sumber daya alam secara bijak, mengenal pertanian, serta memahami arti penting kemandirian dan ketahanan pangan.
Dengan demikian, kegiatan Pramuka tidak hanya memberikan pengalaman selama mengikuti perkemahan, tetapi juga dapat menanamkan pola pikir dan kebiasaan positif yang akan dibawa peserta dalam kehidupan sehari-hari.
Membangun Generasi yang Berkarakter.

Perkemahan Pramuka di Bonto sapiri bantaeng menjadi gambaran bahwa pendidikan karakter membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Sekolah memiliki peran penting dalam memberikan pendidikan, sementara kegiatan Pramuka menjadi salah satu sarana untuk mengembangkan potensi siswa melalui pengalaman langsung.
Kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, bertanggung jawab, mandiri, serta mampu bekerja sama dengan orang lain.

Semangat yang terlihat dalam kegiatan perkemahan di Bonto sapiri juga diharapkan dapat terus dipertahankan. Para peserta bukan sekadar mengikuti kegiatan sebagai rutinitas, tetapi mampu mengambil nilai-nilai positif yang kemudian diterapkan dalam kehidupan di sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan pembinaan yang berkelanjutan, Gerakan Pramuka di Kecamatan Bantaeng diharapkan terus menjadi salah satu wadah penting dalam mempersiapkan generasi muda Kabupaten Bantaeng agar mampu menghadapi tantangan masa depan.

Menanggapi Kegiatan ini, kepala sekolah sekolah (SD) Inpres Jagong Kelurahan Mallilingi Kecamatan Bantaeng Hj.Nurhikmah Yusuf s.pd yang siswa dan siswinya ikut serta dalam perkemahan, bahwa
Kegiatan perkemahan tersebut bukan hanya sekedar sebuah kegiatan bagi para pelajar, tetapi juga menjadi bagian dari proses panjang membentuk generasi penerus yang berkarakter, berintegritas, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah maupun bangsa Indonesia menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.
Perkemahan ini juga membantu membentuk siswa dan siswi agar lebih disiplin serta memiliki rasa tanggung jawab.(Rusdi, TT btg)

Pos terkait