Hadapi Perang Kognitif, Dankodiklatad Serukan Bela Negara di Ruang Digital dalam Forum Kebangsaan

Bandung. Komandan Kodiklatad Letjen TNI Dr. Mohamad Hasan, S.H., M.H., didampingi Dirum Kodiklatad Brigjen TNI Saiful Rizal, S.Sos.,
menghadiri Forum Kebangsaan Kesadaran Bela Negara TA 2026 yang dipimpin Komandan Pusterad Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H., di Aula M. Toha Kodiklatad, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa, dilanjutkan sambutan Danpusterad, sambutan Dankodiklatad, ungkapan hati K.H. Abdullah Gymnastiar, ngobrol ringan bersama Sekda Provinsi Jabar Herman, penyampaian materi oleh Guru Besar FEB Unjani Prof. Dr. Heni N, S.E., M.Si., pemberian motivasi oleh Brigjen TNI Antonio R Da Silva, S.I.P., M.Han., diskusi serta menyanyikan lagu “Tanah Airku”.

Dalam sambutannya, Dankodiklatad menekankan pentingnya bela negara di ruang digital, khususnya bagi generasi muda sebagai digital native. Derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi menghadirkan tantangan berupa perang kognitif yang dapat memengaruhi pola pikir dan persatuan bangsa. Karena itu, generasi muda diharapkan bijak bermedia sosial, memerangi hoaks dan ujaran kebencian serta mengedepankan kebenaran, nilai-nilai Pancasila, cinta tanah air dan semangat kebangsaan di ruang digital sebagai bagian dari kontribusi menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Danpusterad menekankan pentingnya memperkuat wawasan kebangsaan dan kesadaran bela negara di tengah dinamika global serta ancaman nonmiliter di ruang digital. Seluruh komponen bangsa, khususnya generasi muda, diharapkan terus menumbuhkan nasionalisme, memahami sejarah serta menjaga persatuan dan keutuhan NKRI.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun kesadaran untuk memperkuat nasionalisme, semangat kebangsaan serta bela negara di tengah perkembangan zaman, sehingga tercipta generasi penerus yang tangguh, bijak dan berkarakter dalam menjaga keutuhan NKRI.

(Penerangan Kodiklatad)

Pos terkait