P3- TGAI Sugihmukti Perkuat Irigasi 400 Hektare Sawah, Layani Lima Desa di Pasir Jambu

KABUPATEN BANDUNG –// Tribun Tipikor .Com //- Pemerintah Desa Sugihmukti, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, melalui Ketua P3A Mitra Cai margamukti sekaligus Ketua P3-TGAI, E kana Suryana, melaksanakan pembangunan saluran irigasi dalam Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang difasilitasi oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Kementerian Pekerjaan Umum. Kegiatan tersebut berlokasi di Kampung Cihareuday RT 01 RW 10, Desa Sugihmukti.

Mewakili Kepala Desa Sugihmukti H. Ruswan Bukhori, S.IP., E kana Suryana menjelaskan bahwa Desa Sugihmukti menerima bantuan pemerintah sebesar Rp195 juta yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. Pembangunan saluran irigasi memiliki panjang kontrak 419 meter di sisi kiri dan kanan saluran, namun pelaksanaan di lapangan ditambah menjadi sekitar 440 meter sebagai antisipasi terhadap kebutuhan teknis saat evaluasi.

“Pekerjaan dilaksanakan selama 45 hari kalender dengan sistem padat karya yang melibatkan 3 orang tukang dan 13 orang pekerja dari masyarakat setempat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saluran irigasi Daerah Irigasi (DI) Cukang Monteng memiliki peran penting dalam menopang sektor pertanian karena mampu mengairi areal persawahan seluas lebih dari 400 hektare yang tersebar di lima desa, yaitu Desa Sugihmukti, Margamulya, Tenjolaya, Pasirjambu, dan Cisondari.

Menurutnya, keberadaan jaringan irigasi tersebut menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian sehingga mendukung peningkatan produksi padi dan program swasembada pangan.

E kana mengungkapkan, Desa Sugihmukti telah beberapa kali memperoleh Program P3-TGAI sejak tahun 2017, 2020, hingga terakhir pada 2022. Bahkan pada tahun 2022, P3A Mitra Cai berhasil meraih Juara II dari Kementerian PUPR melalui BBWS atas keberhasilan pelaksanaan Program P3-TGAI.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala, terutama akses pengangkutan material menuju lokasi pekerjaan yang berjarak lebih dari 500 meter dari jalan utama. Selain itu, pembangunan yang saat ini dilaksanakan baru merupakan tahap pertama, sehingga masih diperlukan kelanjutan program untuk menyelesaikan jaringan irigasi di titik berikutnya.

“Kami berharap program ini dapat terus berlanjut karena masih banyak saluran irigasi yang perlu dibangun. Meski debit air kecil, apabila salurannya baik maka pembagian air kepada petani dapat dilakukan secara bergiliran dan lebih efektif,” katanya.

Eka Suryana juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Citarum atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada Desa Sugihmukti. Ia menilai program P3-TGAI memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui BBWS Citarum, serta kepada rekan-rekan media yang telah hadir memantau dan mempublikasikan kegiatan ini. Semoga pembangunan irigasi dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat dan mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Bandung,” pungkasnya.***(Iceu)

Pos terkait