Terancam Gagal Tampil di Porprov, Kisruh Dualisme Pengurus Muaythai Sumbawa Memanas

Sumbawa Besar, NTB
tribuntipikor. .Com – Polemik dualisme kepengurusan Muaythai Kabupaten Sumbawa kembali memanas dan dikhawatirkan berdampak pada persiapan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB. Apabila tidak segera diselesaikan, konflik internal ini berpotensi mengganggu pembinaan atlet hingga keikutsertaan kontingen Muaythai Sumbawa.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Muaythai Kabupaten Sumbawa, L. Sandi LB, menegaskan bahwa dirinya menerima mandat resmi dari Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) untuk menjalankan roda organisasi di tingkat kabupaten.

Menurut Sandi, secara administratif kepengurusan yang dipimpinnya memiliki dasar penugasan dari PBMI Pusat sehingga ia bertanggung jawab melaksanakan konsolidasi organisasi serta mempersiapkan atlet menuju Porprov.

Di sisi lain, beredar informasi bahwa PBMI Pusat diminta mengambil langkah tegas terhadap kepengurusan sebelumnya karena diduga terjadi pelanggaran terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Sandi mengajak seluruh pengurus Muaythai Kabupaten Sumbawa yang telah berstatus demisioner agar mengesampingkan perbedaan dan kembali bersatu demi kemajuan olahraga Muaythai di daerah.

“Mari kita tinggalkan polemik. Yang paling penting adalah menyelamatkan pembinaan atlet dan bersama-sama membesarkan Muaythai Sumbawa agar mampu berprestasi di Porprov,” ujarnya.

Sejumlah pemerhati olahraga menilai konflik berkepanjangan justru merugikan atlet yang selama ini berlatih untuk mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa. Mereka berharap PBMI Pusat, KONI Kabupaten Sumbawa, dan seluruh pihak terkait segera memberikan kepastian hukum organisasi sehingga tidak ada lagi dualisme kepengurusan yang menghambat pembinaan.
( Irwanto )

Pos terkait