Demi Air Bersih yang Lebih Baik, Pelanggan Harus Bersabar: Proyek Rp19,3 Miliar Mulai Dikerjakan

Sumbawa Besar NTB
tribuntipikor . Com – Kabar penting bagi ribuan pelanggan air bersih di Kabupaten Sumbawa. Manajemen Perumdam Batulanteh mulai melaksanakan Proyek Rehabilitasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pungka sebagai bagian dari program Optimalisasi SPAM Semongkat yang didanai melalui APBN Tahun 2026 dengan nilai anggaran mencapai Rp19,3 miliar.

Proyek strategis ini menjadi langkah besar untuk memperbaiki kualitas pelayanan air bersih yang selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat. Namun di balik manfaat jangka panjang tersebut, masyarakat di lima kecamatan harus bersiap menghadapi potensi gangguan distribusi air selama proses pekerjaan berlangsung.

Direktur Perumdam Batulanteh, H. Akim,kepada media ini Selasa 23/06/2026 menjelaskan bahwa rehabilitasi IPA Pungka merupakan pekerjaan vital yang tidak bisa ditunda karena menyangkut peningkatan kualitas air dan penambahan jam pelayanan kepada pelanggan.

“Pekerjaan ini tentu akan berdampak pada kelancaran distribusi air di beberapa wilayah layanan. Namun ini merupakan investasi jangka panjang agar pelayanan Perumdam semakin baik dan kebutuhan masyarakat terhadap air bersih dapat terpenuhi secara maksimal,” ujarnya.

Wilayah yang berpotensi terdampak gangguan distribusi meliputi Kecamatan Unter Iwes, Sumbawa, Labuhan Badas, Moyo Hilir, dan Moyo Utara. Untuk itu, pelanggan diimbau mulai menampung air sebagai cadangan sejak sekarang karena proses rehabilitasi diperkirakan berlangsung hingga dua bulan ke depan.

Meski demikian, pihak Perumdam memastikan berbagai upaya mitigasi terus dilakukan agar gangguan distribusi tidak berlangsung terlalu lama. Tim teknis disebut akan bekerja maksimal untuk menjaga pasokan air tetap mengalir secara bergilir selama pekerjaan berlangsung.

Di tengah potensi keluhan pelanggan, sikap terbuka yang ditunjukkan Direktur Perumdam mendapat perhatian. H. Akim secara langsung menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi selama proses pengerjaan proyek.

“Atas nama manajemen Perumdam Batulanteh, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Kami berharap masyarakat dapat memahami bahwa pekerjaan ini dilakukan demi peningkatan pelayanan air bersih yang lebih baik di masa mendatang,” katanya.

Dengan nilai proyek mencapai Rp19,3 miliar, masyarakat tentu berharap rehabilitasi IPA Pungka tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga mampu menjawab persoalan klasik distribusi air yang selama ini masih dikeluhkan sebagian pelanggan. Transparansi pelaksanaan proyek dan kualitas hasil pekerjaan akan menjadi sorotan publik selama proses berlangsung.

Jika proyek ini berhasil, maka SPAM Semongkat diharapkan mampu menjadi tulang punggung pelayanan air bersih yang lebih andal bagi masyarakat Sumbawa, sekaligus memperkuat komitmen Perumdam Batulanteh dalam menyediakan layanan air minum yang berkualitas dan berkelanjutan.
( Irwanto )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *